Can we?

Can we?

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 1, 2024
Tentang Linnea yang mengejar cintanya dimasa Sma. Beruntung Linnea bisa satu organisasi dengan sosok laki-laki yang ia sukai, ia mempunyai waktu lebih untuk memandang lelaki itu dari kejauhan. Linnea tak bisa memandangi laki-laki yang ia sukai dengan leluasa dikarenakan mereka beda kelas. Setiap rapat organisasi pasti Linnea akan mencuri pandang pada laki-laki itu. Linnea memang sangat menyukai laki-laki itu, sangat suka. Sayangnya Linnea tidak pernah membuat interaksi terjadi di antara keduanya, Linnea tak ada keberanian dan selalu berhasil menjadi sosok Linnea yang tampaknya tak menyukai laki-laki itu. Curi-curi pandang Linnea selalu tak lama, hanya 3-5 detik mungkin? Siapa yang akan mengira dia menyukai laki-laki itu? Akankah Linnea berhasil mendapatkan hati laki-laki yang dia dambakan? Bahkan tanpa interaksi diantara keduanya atau hanya berinteraksi saat beroganisasi saja? Akankah keajaiban muncul tiba tiba?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Transmigrasi Aqila (END)
  • ADIKARA RESANDRA
  • AL - TA [END]
  • Arsyilazka
  • After loving you [TAMAT]
  • MASA SMA
  • Mengejar Kamu
  • PEMERAN UTAMA season 1

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines