ALLETA DAN LUKANYA

ALLETA DAN LUKANYA

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 30, 2024
"Mah, Pah, kenapa aku selalu salah di mata kalian, kenapa aku di lahirkan padahal kalian ngga pernah mengharapkan kehadiranku. Kalau memang kehadiran ku ngga pernah kalian inginkan seharusnya dari awal bunuh aja Mah, Pah, jangan di hajar habis-habisan" "Aku manusia bukan malaikat" _Aku capek, kalau aku tidur selamanya Mamah sama Papah pasti bahagia_ Alleta Quenza Adinata _Abang tau Adek kuat tapi Abang ngga tau sampai kapan adek bertahan. Suatu saat nanti percayalah Mamah sama Papah akan menyesal, tapi kapan?_ Revan Narkara Adinata
All Rights Reserved
#897
terluka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Silence That Shaped Me
  • Menyerah atau Bertahan?
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Arshaka Heizen Lergan
  • RAPUH!
  • Ayah, Peluk Aku Sekali Saja
  • Adek Abang || END
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • HAMPIR RAMPUNG [ OnGoing ]

"Aku tetap ada. Meski kalian pura-pura aku tidak pernah lahir." Goresan tinta hitam itu tampak tegas, meski tangan yang menuliskannya sempat gemetar. Tulisan itu menggantung di atas pantulan wajah Freya-seakan mengukir ulang dirinya. Bukan lagi sebagai anak yang tak dianggap, tapi sebagai sosok yang memilih berdiri. Di antara luka, pengkhianatan, dan keheningan yang membatu, ia tetap ada. Ia hidup. Bukan demi pengakuan. Bukan demi cinta yang tak kunjung datang. Tapi demi dirinya sendiri. Untuk pertama kalinya, Freya tak menanti suara dari luar kamar. Tak lagi berharap ada ketukan, atau sapaan lembut di pagi hari. Ia tahu, pagi itu akan tetap sepi. Seperti biasanya. Namun kali ini, ia tidak takut. Karena saat dunia berhenti menyambutnya... Ia akhirnya menyambut dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines