ALLETA DAN LUKANYA

ALLETA DAN LUKANYA

  • WpView
    Membaca 40
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 30, 2024
"Mah, Pah, kenapa aku selalu salah di mata kalian, kenapa aku di lahirkan padahal kalian ngga pernah mengharapkan kehadiranku. Kalau memang kehadiran ku ngga pernah kalian inginkan seharusnya dari awal bunuh aja Mah, Pah, jangan di hajar habis-habisan" "Aku manusia bukan malaikat" _Aku capek, kalau aku tidur selamanya Mamah sama Papah pasti bahagia_ Alleta Quenza Adinata _Abang tau Adek kuat tapi Abang ngga tau sampai kapan adek bertahan. Suatu saat nanti percayalah Mamah sama Papah akan menyesal, tapi kapan?_ Revan Narkara Adinata
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#344
terluka
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Bleeding Lady [completed]
  • AFKARA [END]
  • Adek Abang || END
  • ALSTARAN [END]
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • ANGEL (END)
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • LENGKARA

Ia tak pernah meminta hidup yang sunyi. Namun sejak kecil, ia diajari bahwa diam adalah satu-satunya cara untuk bertahan. Seorang perempuan dinikahkan oleh ayahnya dengan anak angkat yang tak pernah merasa memiliki siapa pun. Pernikahan mereka bukan tentang cinta, melainkan tentang kewajiban, dendam, dan luka yang diwariskan tanpa permisi. Laki-laki itu tak pernah mencintainya. Bahkan, tak pernah mencoba. Yang ia lihat hanyalah sosok yang mewakili masa lalu yang ingin ia lupakan, bayangan dari keluarga yang membuatnya merasa asing seumur hidup. Malam-malam perempuan itu dipenuhi dingin. Bukan hanya dari tubuh yang menjauh, tapi dari kemarahan yang tak ia pahami. Namun dalam sunyi yang dipaksakan, ia tetap bertahan. Mencoba belajar mencintai dalam diam. Menanti entah untuk disembuhkan, atau perlahan dilenyapkan. Kisah sunyi tentang hati yang tak pernah dipilih, dan luka yang terlalu dalam untuk disuarakan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan