Kecelakaan itu mengubah segalanya. Ayahnya tewas. Matanya tak lagi melihat warna. Dan yang lebih menyakitkan, pelaku justru melenggang bebas-membeli hukum, menukar keadilan dengan uang. Di dunia yang kini hanya abu-abu, dia melihat satu hal dengan sangat jelas: sistem yang tak akan pernah berpihak pada orang sepertinya. Jika bukti adalah satu-satunya cara untuk menjatuhkan pelaku, dia akan menemukannya. Jika hukum tak bisa diandalkan, dia akan menciptakan keadilannya sendiri. Bahkan jika itu berarti menjadi kriminal dalam prosesnya. Seberapa jauh seseorang harus melangkah untuk membalas dendam? Dan pada titik mana keadilan berubah menjadi kejahatan?
More details