Catatan 14 Hari

Catatan 14 Hari

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 29, 2025
BASED ON TRUE STORY Hanya catatan biasa milik seorang remaja yang ingin semua orang tahu betapa menyenangkan hidup yang ia lalui, terlebih dalam waktu 14 hari yang tak terlupakan. Kisah di dalamnya luar biasa, terus berputar-putar minta untuk selalu diingat sampai kapanpun. Bayangan 14 hari itu terngiang-ngiang, pun catatan yang sudah ditulis sejak lama. Seperti sebuah hutang yang ingin dibalas lunas, jadilah catatan ini. Jika semua memori indah itu dibukukan, maka akan lebih panjang dari Bumi Series karya Tere Liye. Jika semua kenangan itu diangkat ke sinetron, maka Tukang Bubur Naik Haji akan kalah panjang darinya. Tapi ada 14 hari dari ribuan hari yang dilalui. Selamat datang, masuklah dalam duniaku yang begitu menyenangkan, bahkan walaupun hanya 14 hari.
All Rights Reserved
#35
boardingschool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Corona
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • MARE | minyun
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]
  • My Darkness Girl[TAMAT]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • SWEET CHAOS: DARI PACARAN SAMPAI PELAMINAN
  • [NamSeok] ✔️ - Ramadan in Love

Selamat rebahan, duduk-duduk, dan jongkok di WC para pembaca onlen sekalian. Beribu salam gue share ke kalian. Gue, Evan, menulis cerita atau diary ini bertujuan untuk menemani kegalauan, kegelisahan, gundah gulana kalian di masa-masa pandemi ini. Gue yakin, selama pandemi ini banyak yang nggak terima dengan keadaan sekarang ini. Malam mingguan dibatasi dengan waktu karena pagar gang kampung dan kompleks sekarang ada timernya, mau tau pacar lagi cemberut atau senyum jadi nggak tampak gara² diselimuti masker, dan masalah-masalah lain yang sangat terasa disekitar kita. Gue buka twitter sebelum ada covid isinya adu domba politik, agama, dan lain-lain. Twitter sekarang dipenuhi trending topic K-Pop dan hastag-hastag penuh gairah, seperti #crot. Gila orang zaman sekarang, bukannya tobat biar kalo kena covid nggak masuk neraka kedaleman malah bikin hastag yang menggiurkan anak Adam ini. Timeline twitter gue sekarang isinya pada galau semua. Terutama anak kuliahan yang pacaran sama temen kuliahnya. Kebanyakan mereka sekarang jadi LDR, imbasnya mereka melampiaskan keresahaan dan kesepian melalui tweet. Gue yang nggak mau tweet gue kosong jadi ikut sok-sok galau pake kata-kata puitis. Gue baca lagi, gue sadari itu salah satu hal terjijik yang pernah gue alami. Di story ini gue mau ceritain hal-hal yang merangkul kegelisahan gue selama dan sebelum pandemi ini. Dan bisa aja cerita gue sama dengan apa yang kalian alami, jadi cerita ini sedikit mengobati perasaan galau kalian. Karna gue tau, diem di rumah doang emang bikin bosan sampai urat nadi. Tapi apa salahnya jika kita menciptakan kesenangan dalam rumah. Dengan Segala Hormat Evan Simatucolang (siang malam tunggu covid ilang)

More details
WpActionLinkContent Guidelines