Story cover for My Electra by ercdh_stg
My Electra
  • WpView
    Reads 332
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 332
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Jan 02, 2024
Jangan pernah benci sama sosok yang sikapnya udah berubah sama lo. Entah sadar atau nggak, pada nyatanya, lo sendiri bisa berubah. 

Hidup itu mengalir bagaikan air, selama masih ada airnya, akan terus mengalir mengikuti arah. Bahkan ketika air itu hampir surut sekalipun. 

Begitu juga dengan hidup. Selagi masih ada napas, kita akan tetap hidup, meskipun napas sudah tersengal, dan jiwa yang sudah sekarat. 


==================================


Welcome, Electra comeback!
All Rights Reserved
Sign up to add My Electra to your library and receive updates
or
#40electra
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
TUBUH GADIS NERD [END] cover
I'm Rafkal Not Raskal !! cover
Transmigrated as twins cover
AMERTA : The Last Embrace cover
Bad and Good cover
TRANSMIGRASI BAKA!! (HIATUS)  cover
FRIENDSHIP cover
Hurt Love  cover
Alex(A) cover

TUBUH GADIS NERD [END]

31 parts Complete

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah