We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Maybe, Just Maybe

Maybe, Just Maybe

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 19, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Kebencian, suatu hal yang tidak pernah terbayangkan oleh seorang Gavin Sebastian Morae sebelumnya, bahwa ia akan bertumbuh dengan penuh kebencian kepada sang kakak-Ethan Morae-sang anak dewa kebanggaan ayahnya. Pun pikirannya selalu berputar, mencari jawaban kala sang ayah selalu mengulang ucapan yang sama, "Orang bodoh seperti kamu tidak boleh hidup di dunia. Nanti sakit." Lantas, apa makna 'sakit' yang selalu terucap dari mulut ayahnya itu? apakah siksaan darinya ... atau dunia itu sendiri?
All Rights Reserved
#409
gavin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Take Your Time [Complete]
  • kembar yang berbeda
  • SATRIA : not considered
  • In Another Life [Gavin's Return]
  • GAVIN
  • All We Want [✓]
  • About kevin (End)✅
  • Enigma Jenggala
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines