Midnight Roads & Five Hearts

Midnight Roads & Five Hearts

  • WpView
    LECTURES 78,705
  • WpVote
    Votes 6,428
  • WpPart
    Chapitres 26
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., août 24, 2025
Rian Nathaniel adalah remaja ceria dari desa kecil yang pindah ke Valderose City setelah ibunya diterima bekerja sebagai maid di sebuah mansion dari keluarga terpandang di valderose city. Karena kebaikan sang majikan, Rian mendapat kesempatan bersekolah di Ravelle High School, sekolah internasional yang dipenuhi anak-anak orang penting dan pewaris kekuasaan. Rian hanya ingin menjalani hidup baru dengan tenang. Namun semua berubah sejak ia bertemu lima cowok paling disegani di sekolah. Mereka adalah inti dari The Midnight Throttle, geng motor misterius yang menguasai jalanan malam dan lorong-lorong gelap Ravelle High. Yang paling mengejutkan, salah satu dari mereka adalah tuan muda tempat Rian tinggal. Dingin, arogan, dan sangat tidak suka ada orang luar di dunia pribadinya. Tapi semakin lama, bukan hanya sang tuan muda yang tertarik. Kelima pemimpin Midnight Throttle mulai mendekati Rian. Dengan cara yang berbeda. Dengan tatapan yang berbeda. Dunia Rian berubah jadi labirin penuh geng motor, rahasia kelam, dan perasaan rumit yang tak terduga. Dari segala arah, lima hati mulai berlomba menjadikannya pusat dunia yang sebelumnya tak tersentuh. #1 blharem #1 rian #2 uke #3 bl
Tous Droits Réservés
#213
blharem
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu