Little Hoshi

Little Hoshi

  • WpView
    Reads 66,461
  • WpVote
    Votes 8,367
  • WpPart
    Parts 101
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 17, 2025
WpInfo
Fanfic
ATEEZ
Kavi Aland Daran, seorang pemuda berusia dua puluh tiga tahun harus meregang nyawa karena kecelakaan saat sedang melakukan balap liar. Namun bukannya beristirahat dengan tenang, Kavi justru terbangun di tubuh seorang remaja berusia tujuh belas tahun. Kavi Hoshi Gaillard, merupakan putra bungsu dari salah satu pebisnis sukses di negaranya, namanya selalu menghiasi koran, majalah bisnis ataupun televisi. Namun yang membuat Kavi bingung, selama ini masyarakat hanya mengetahui tentang putra sulung Yohan Gaillard, yang di katakan akan menjadi penerusnya. Lalu siapa sebenarnya remaja yang di selalu di panggil Hoshi ini? Kenapa di usianya yang sudah tujuh belas tahun, Hoshi selalu di perlakukan dengan hati-hati? Apa karena Hoshi mengidap litte space? Dengan berbekal ingatan milik Hoshi asli yang perlahan dia ingat, Kavi berusaha membuat Hoshi menjadi seorang remaja pada umumnya. Meskipun cukup sulit karena ingatan Hoshi tentang trauma nya sungguh sangat merepotkan. Terlebih lagi hadirnya sosok Keenan, sahabat sang kakak yang tidak sengaja bertemu dengan Hoshi saat berkunjung ke rumah. Hingga membuat sang kakak terpaksa mengenalkan kembali sahabat-sahabatnya pada Hoshi saat sang adik bertanya. Beruntung kehadiran Riku, sebagai teman juga sepupu Hoshi sedikit membuat Kavi bisa bernafas lega. Riku selalu membantu dan menutupi segala tingkah yang Kavi lakukan menggunakan tubuh mungil milik Hoshi, sang bintang kecil kesayangan keluarga Gaillard. . . . . . Warning!!!! Brothership family story BXB AREA AWAS SALAH LAPAK KALAU GAK SUKA SILAKAN MELIPIR SAJA - Semua ide cerita dan nama yang ada didalamnya murni pikiran sendiri. - Jika ada kesamaan nama atau jalan cerita, bukan berarti plagiat. Karena ide cerita bisa saja sama. - Kalau gak suka, gak usah baca... - Cuma minjem visual . . . Start: 7 Mei 2024 End: . .
All Rights Reserved
#35
strandmeer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Papa Mode Imut On
  • Paman!? [Jihan] || End
  • ADRIEL
  • Bangau Kertas
  • Akrala (Sudah Terbit)
  • Position
  • 4 Brother'z
  • Bratadikara's house

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

More details
WpActionLinkContent Guidelines