Secret Admirer

Secret Admirer

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 7, 2024
Seseorang pernah berkata padaku untuk tidak menyatakan perasaanku pada seseorang yang aku suka. Kenapa? tanyaku. Apa karena aku perempuan? Memangnya seorang perempuan tidak boleh menyatakan perasaannya terlebih dahulu? Bukankah akan lebih baik jika aku menyatakan perasaan terlebih dahulu? Karena dengan begitu aku bisa tahu apakah seseorang tersebut mencintaiku juga atau tidak? Jika dia menolak, maka aku bisa memutuskan untuk berhenti mencintainya. Bukankah itu terdengar lebih baik? dan juga aku tidak menyiksa diri dengan rasa penasaran yang ada dipikiranku. Tapi? Itu isi pikiranku sebelum aku terjebak dalam situasi, dimana diamku dapat membuat seseorang yang aku cinta berada dekat denganku. Tanpa aku mengungkapkan perasaanku, aku sudah mengetahui bahwa bukan aku seseorang yang dia cinta. Untuk saat ini aku berusaha merahasiakan perasaanku padanya, dan berencana untuk mengatakannya saat kelulusan nanti. Hanya agar dia tahu, bahwa aku pernah menaruh hati padanya. Tidak lebih. Tapi sebelum kelulusan, entah bagaimana dia bisa tahu bahwa aku menyimpan rasa padanya. Dan seperti yang kita tahu... Dia menjauh. Lagipula apa yang aku harapkan? Tentu saja dia akan menjauh, karena memang bukan aku yang dia inginkan. Benar? Tidak apa-apa, setidaknya dia tahu perasaanku. Ucapku menghibur diri sendiri. Dan sekarang... Waktuku untuk berhenti mencintainya. ------
All Rights Reserved
#21
chandra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rahellitha
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • ANANTA [COMPLETED]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)

"Langit yang indah bukan?" Dia Menatap ku Tersenyum "Iya dit,malam ini sangat indah" Aku tersenyum melihat sinta,kadang aku berfikir apa mungkin sinta seperti itu wajah nya yang selalu tersenyum membuat saja yang melihat nya ikut merasakan kebahagiaan itu.. "Sinta..." Sinta melihat ku tersenyum,aku ragu mengatakan ini tapi aku tak punya pilihan lain... Aku menatap sinta dengan serius "Ada yang pengen aku omongin sama kamu?" "Iya ngomong aja lagi dit?" Dengan ragu aku mencoba untuk memberitahu pada sinta yang sebenarnya "Emmmm... sinta sebenar nya a..aku udah punya pacar sebelum aku sama kamu" akhirnya kata-kata itu keluar dari mulut ku... Aku dan sinta terdiam untuk beberapa detik Aku menatap sinta tidak ada reaksi apa pun dari nya marah,kecewa,atau sedih atau mungkin dia refleks menampar ku seperti bayangan ku tetapi.... "Aku tau??" Aku terkejut dengan jawaban sinta,bagai mana mungkin? Dari mana di tau?siapa yang memberi tahu nya?atau teman-teman ku tapi ngak mungkin

More details
WpActionLinkContent Guidelines