Goresan Jiwa

Goresan Jiwa

  • WpView
    LECTURES 299
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., janv. 18, 2025
Cerita ini mengikuti perjalanan seorang gadis yang merasa terabaikan oleh keluarganya, terutama ayah dan kakaknya. Dalam cerita, Lyra mencoba mencari kebahagiaan di tengah konflik keluarga dan rasa kesepian. Ia memiliki sahabat yang selalu mendukungnya, sementara perasaan Lyra terhadap seorang pria yang ia sukai, menjadi salah satu fokus cerita. Cerita ini menggambarkan perjuangan Lyra dalam mencari kebahagiaan dan jati diri. tapi disini tidak hanya membahas Lyra, tapi seluruh peran dalam cerita Di sini bercerita tentang betapa sempurnanya para pemeran, dari pemeran utama sampai figuran. Tokoh di cerita ini semuanya 'sempurna' baik secara fisik, mental, maupun batin. {}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{🥀}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{} "Jangan memaksa orang lain untuk sempurna, karena dirimu sendiri belum tentu sempurna" -Lyra Argin Raverin "Tidak perlu khawatir, kita semua sudah sempurna!" -Genta
Tous Droits Réservés
#135
insiden
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Satria Dirgantara [Complete]
  • DENNIES
  • RAPUH
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • A Fractured Soul
  • BEAUTY IS EVERYTHING
  • Waktu?
  • Mengeja sepi

Namanya Satria Dirgantara. Seperti namanya, ia seorang kesatria, tapi ... kesatria tanpa senjata. Membuat dirinya mudah sekali terluka. Dan, jadilah ia remaja enam belas tahun yang berteman akrab dengan luka. Remaja yang memiliki senyum secerah senja dan tatapan sekelam samudra. Jika sudah tersenyum secerah itu maka topengnya nyaris sempurna, menyembunyikan goresan panjang tepat di dada. Tak akan ada yang tahu kalau ia sedang berpura-pura bahagia. Sebab rasa sakitnya, tak akan ia biarkan siapa pun tahu seberapa beratnya. Cukup orang-orang menilai bahwa ia adalah sosok paling bahagia di dunia. Namun, benteng pertahanannya mulai goyah semenjak ibunya telah tiada. Padahal ia hanya punya ibu saja di dunia. Lalu, lelaki itu datang, memberinya ucapan penenang, juga peluk hangat yang entah kenapa membuat dia bisa merasakan hangat pelukan Sang Ayah yang selama ini hanya ia damba dalam bayang-bayang. Lelaki itu memperkenalkan namanya sebagai Fandi sekaligus ayahnya. Kemudian semua berjalan begitu saja. Keluarga Fandi yang awalnya baik-baik saja itu hancur karena kedatangan Dirga. Membuat ibu dari dua anak kembar Fandi yang lain pergi dari rumah, dan Dirga harus menerima tatapan tak suka juga perlakuan kasar dari salah satu abang kembarnya. . "Gue emang enggak pantas jadi adek lo berdua, Bang."--Satria Dirgantara . "Gue bukan abang lo, jadi stop panggil gue 'abang'. Satu lagi, Fian juga bukan abang lo. Dia cuma punya satu adek, yaitu gue." --Refino Aditya . "Kalau disuruh memilih antara kalian berdua, jelas gue enggak bisa milih salah satunya. Karena kalian berdua sama-sama adek gue."--Refian Aditya

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu