Goresan Jiwa

Goresan Jiwa

  • WpView
    Lectures 300
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., janv. 18, 2025
WpInfo
Fiction
Action & Thriller
Cerita ini mengikuti perjalanan seorang gadis yang merasa terabaikan oleh keluarganya, terutama ayah dan kakaknya. Dalam cerita, Lyra mencoba mencari kebahagiaan di tengah konflik keluarga dan rasa kesepian. Ia memiliki sahabat yang selalu mendukungnya, sementara perasaan Lyra terhadap seorang pria yang ia sukai, menjadi salah satu fokus cerita. Cerita ini menggambarkan perjuangan Lyra dalam mencari kebahagiaan dan jati diri. tapi disini tidak hanya membahas Lyra, tapi seluruh peran dalam cerita Di sini bercerita tentang betapa sempurnanya para pemeran, dari pemeran utama sampai figuran. Tokoh di cerita ini semuanya 'sempurna' baik secara fisik, mental, maupun batin. {}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{🥀}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{} "Jangan memaksa orang lain untuk sempurna, karena dirimu sendiri belum tentu sempurna" -Lyra Argin Raverin "Tidak perlu khawatir, kita semua sudah sempurna!" -Genta
Tous Droits Réservés
#286
insiden
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • DENNIES
  • S T R O N G     G I R L    ✨
  • A Fractured Soul
  • PENGECUT EGOIS -gxg-
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Mengeja sepi
  • Dalam Mercusuar [END]
  • Waktu?
  • ALEYA~~
DENNIES

[⚠️FOLLOW dulu sebelum membaca] Author: yakin mau baca? Udah siapin tissu?😌 ~~ 'Tentang dia, yang diamnya menyimpan banyak luka'. Kata ibu, sebagai seorang lelaki, Dennies harus bisa hidup mandiri, hidup keras merupakan hal lumrah yang dialami setiap orang. Hingga pada saat hal itu benar-benar terjadi, saat kerasnya hidup itu datang berhadapan langsung dengan Dennies, setidaknya Dennies tahu, bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terpukul atas itu. Semuanya telah Dennies lalui seorang diri, mengarungi kerasnya arus hidup yang kadang memberinya badai, membuatnya jatuh, dan bukan hanya sekali ia terbentur akan kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi, Dennies kuat. Ini tentang Dennies, pemuda yang menjadi realisasi nyata dari pepatah, don't see a book by the cover. Pemuda yang menyimpan sejuta luka yang ia balut dalam diamnya, pemuda yang menyembunyikan kecewa yang tak terhitung jumlahnya, dan pemuda yang selalu berdiri kokoh bahkan disaat badai itu kembali menerjangnya. "Jadilah seperti pohon, yang tetap berdiri kokoh, meski angin berkali-kali menerjangnya." Namun sekokoh-kokohnya pohon, bukankah ia bisa tumbang juga saat angin yang terlalu besar menerjangnya? Dan Dennies, mampukan ia untuk tetap kokoh saat ujian itu lagi dan lagi datang menerjangnya dengan tanpa ampun?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu