Aksara milik Audryn

Aksara milik Audryn

  • WpView
    GELESEN 277
  • WpVote
    Stimmen 85
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juni 19, 2024
WpInfo
Fanfic
LE SSERAFIM
"Tuhan, kenapa melakukan ini semua kepadaku? aku tidak sekuat orang-orang di luaran sana. Jika kehadiranku memang membawa sial, maka bawalah diriku bersamamu, Tuhan." -Audryn Gheazora Seperti seekor kelinci yang terjebak dalam ruangan penuh dengan singa dan ular, Audryn masih kuat dan bisa tersenyum. Persetan dengan kematian dan daerah yang berbahaya Audryn masih bisa terus hidup dan tumbuh walaupun selalu disakiti kesana-kemari. Beruntungnya Audryn yang telah mengenal seorang pangeran yang begitu baik dan rela menjadikan dirinya sebagai perisai untuk melindungi Audryn. "Terus bertahan dan berdoa, entah seberapa lama lagi penderitaanmu berakhir. Jika memang sudah lelah, beristirahatlah dengan damai." -Aksara Margatha Nadeem
Alle Rechte vorbehalten
#136
kazuha
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • FATE
  • BarraKilla
  • Ourania Lune (Ravenshade 1)
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • ALVIN (On Going)
  • MY LADDY BOSS  ||  HEERINA
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • AUDREY
FATE

Cerita one shoot , two shoot dan shoot shoot lainya ya... *cerita ini hanya fiksi belaka, jangan mengaitkan hal hal yang berada di dalam cerita ini ke dunia nyata, saya hanya meminjam nama dan tidak lebih, untuk cerita saya buat sendiri ya, tidak untuk di jiplak seenaknya dan tanpa seijin authorrrrr, terima gajihh 🙏 "Aku tahu dewa, ini sedikit egois... tapi ijinkanlah aku yang terkutuk ini mempunyai nasib" . . . "Ijinkan aku ke sana ayahanda , dan jika benar demikian, tanganku yang akan melenyapkanya" . . . "Jangan salahkan Dunia, dia tidak tahu apa apa, dia hanya menjadi tikar di mana peran manusia di lakonkan... . . " Berhentilah menatapku , lama lama liur mu berpindah ke mata ... "sialan ..."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien