The Seven Element

The Seven Element

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Thu, May 14, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Magical Kingdoms
Dark Academia
Fairy Tales and Mythology
Di dunia yang penuh misteri, seorang gadis bernama Aurora Seraphine diberi tugas berat oleh takdir: mengumpulkan tujuh permata ajaib yang tersembunyi dalam tubuh tujuh pria istimewa. Setiap permata memegang kekuatan besar yang dapat menyelamatkan dunianya dari kehancuran. Namun, perjalanan ini penuh tantangan-setiap pria memiliki rahasia gelap, masa lalu yang rumit, dan konflik yang membuat Aurora harus berjuang lebih keras, tidak hanya dengan mereka, tetapi juga dengan dirinya sendiri. Dalam perjalanannya, Aurora menghadapi ancaman dari kekuatan jahat yang menginginkan permata tersebut untuk kepentingan mereka sendiri. Namun, di tengah kekacauan, hatinya perlahan terpaut pada salah satu dari ketujuh pria-seorang sosok dingin yang menyimpan lebih banyak luka daripada yang bisa ia bayangkan. Mampukah Aurora mengumpulkan semua permata tanpa kehilangan jati dirinya? Dan ketika cinta mulai terlibat, akankah ia memilih untuk mengikuti hatinya atau memenuhi tugasnya demi menyelamatkan dunia? Genre: Fantasi, Romansa, Petualangan Tema: Takdir, Cinta, Pengorbanan
All Rights Reserved
#582
pengorbanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Reborn Mama (END)
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • Just let me live, Duke!
  • The Duke's Red String (END)
  • Sin of The Villainess
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • The Unwritten Lady
  • A Family of Villains

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines