Obálka příběhu pro bunga terakhir. od Onyourmyy_
bunga terakhir.
  • WpView
    přečtení 84
  • WpVote
    Hlasy 17
  • WpPart
    Části 3
  • WpView
    přečtení 84
  • WpVote
    Hlasy 17
  • WpPart
    Části 3
Rozepsáno, poprvé publikováno led 05, 2024
Berawal dari lamy yang hanya ingin mengisi waktu luang nya untuk hal yang bermanfaat, dan akhirnya mengikuti organisasi yang ketua nya adalah Marvel salah satu alumni sekolah nya, walaupun marvel alumni di sekolah nya dan berujung menjadi pacar sang ketua organisasi tersebut. Mau tau kelanjutannya yuk baca dan lihat kebucinan dua manusia ini sebelum salah satu dari mereka pergi ninggalin yang lain













-----------





Selamat jalan orang baik, tenang cewe Lo bakal gw jaga dengan baik sampai dia nemuin pengganti lo, sampai ketemu lagi --bintara

Selamat jalan kawan, gw harap lu beneran nikmati kebahagiaan lu di sana, ga bakal sakit-sakitan atau nahan sakit lagi, cukup selama ini rasa sakit yang lu tanggung, see you the next life bro --jeidan

hallo ganteng nya akuu, udah beneran nyerah ya sama hidup ini?, udah ga mau bertahan lagi?, maaf ya, maafin akuuu, aku ga tau banyak tentang kamu, maaf, cuman itu yang bisa aku ucapin, aku harap kamu tenang di sana See you the next universe Kaka, aku mencintaimu, i really, really love you kakaa --Lamyy







Alur campuran
Všechna práva vyhrazena
Pro přidání bunga terakhir. do své knihovny a dostávání aktualizací se zaregistruj
nebo
Pokyny k obsahu
Taky se ti může líbit
Aksara Nifa [End] od cake_unyu
Části: 36 Dokončeno Pro dospělé
"GAUSAH PEGANG PEGANG, CEWE GUE LABEL HALAL. " ucap rayza dengan pandangan tak suka. "tch. Bodoh. " ucap pria tadi meninggalkan aku dan rayza, rayza langsung membalikkan tubuhnya kearahku, "faa, jangan ladenin cowo seperti dia. " ucap rayza menggenggam erat tanganku. "Emm iyya dehh. " ucapku mengangguk "Basically, kita sama sama suka, tapi kenapa nggak pacaran ya?. " tanya rayza, membuatku terkejut. "Mungkin aja saling suka za, tapi lo tau kan gue ga boleh pacaran. " ucapku mengusap tangannya. "Serta, lo nyaman nyaman aja di zona teman gini. " ucap rayza yang membuatku mengangguk dengan kuat. Rayza menyuruhku masuk ke dalam asrama, aku segera masuk dan tidur. Sementara itu rayza.. . . . . . "Lo suka sama nifa kan?. " ucap Diego "Gue?!. " tanya Marvel yang dibalas anggukan oleh Diego. "Kamu nanyaa?? . " ucap Marvel sedikit bercanda. "GUE serius. " ucap Diego. "Kalau suka, bukan hanya suka. Gue itu cinta bahkan sayang sama dia. " ucap Marvel. "Trus? Kenapa lo ga ngejar?. " tanya Diego. "Gue ikhlas dia sama siapa aja, asal dia bisa bahagia, " ucap Marvel menatap kearah langit. "Look at the sky, you can see the beauty without touching it. That's how i like nifa. " ucap Marvel "Heumm, lo emang lelaki sejati, tapi yakin ? Mau lo lepasin gitu aja?. " tanya Diego. Marvel mengangguk. "Bahkan kalaupun gue mati demi dia, gue rela. " ucap Marvel tulus dari hatinya. "Andai gue cewe, lo pasti gue kejar kejar bro. " ucap Diego menepuk pundak Marvel "Sepertinya lo udah ga waras. " ucap Marvel dengan tersenyum. . . . . . Hadirmu sebagai sosok nirmala tlah membuat asmaraloka tumbuh diantara kita. Namun sayangnya, semesta tak memberikan abimantrananya untuk kita menjalin grantha lebih lama. ~Anifa Kayla Cahanan.
Taky se ti může líbit
Slide 1 of 9
ALYA  cover
IMPREGNATED BY THE CEO [MPREG] [END]✓ cover
Aksara Nifa [End] cover
CEO MY HUSBAND (CEO X KETUA BASKET) (New)  cover
[NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔ cover
Tunangan sang protagonis  cover
PERJODOHAN:"RELTTA" cover
My First Love [END] cover
FALLING IN LOVE cover

ALYA

Části: 26 Dokončeno

Alya melangkah menuju sekolah dengan langkah pelan. Jalanan pagi itu sepi, hanya suara burung berkicau yang menemani. Biasanya, ia akan berangkat lebih awal untuk membaca buku di perpustakaan, tapi hari ini hatinya terasa berat. Sesampainya di sekolah, suasana berbeda jauh dari rumahnya. Di sini, Alya bukanlah anak yang diabaikan. Ia dikenal sebagai murid berprestasi, ketua klub sains, dan siswa yang sering membawa nama sekolah ke ajang perlombaan. Teman-teman dan guru-guru menghormatinya. Saat ia memasuki kelas, seorang temannya, Dinda, langsung menghampirinya. "Alya! Kamu udah siap buat ujian hari ini? Kayaknya ini bakal susah banget!" kata Dinda panik. Alya tersenyum kecil. "Aku sudah belajar semalam. Semoga saja bisa mengerjakan dengan baik." Dinda menghela napas. "Duh, enak banget jadi kamu. Pinter, rajin, selalu menang lomba. Orang tuamu pasti bangga banget, ya!" Ucapan itu membuat senyum Alya menegang. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Haruskah ia mengatakan yang sebenarnya? Bahwa tidak peduli berapa banyak piala yang ia menangkan, orang tuanya tidak pernah benar-benar peduli? Alya hanya tertawa kecil. "Iya, semoga saja." Gmn kelanjutan nya? Langsung baca aj yaa See you, semoga suka sama ceritanya >_- Dilarang keras plagiat karya gw⚠️