Nevermine

Nevermine

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 25, 2024
Yecia diam terpaku menatap lelaki dihadapannya, fikirannya melaju liar, pandangannya memburam serta senyum terpatri jelas di kedua sudut bibirnya, pipinya yang memerah membuat lelaki dihadapannya tertawa kecil melihat reaksi gadis itu. Lucu, itu pikirnya. "kenapa hmm?" suara berat nan lembut itu membuat Yecia tak dapat menahan tangisnya lagi. Gadis itu menangis lirih namun tetap menatap lekat lelaki tersebut, sedangkan lelaki tersebut hanya terkekeh kecil dan berjalan mendekat memeluk gadisnya. Tangan Yecia dengan sigap melingkar sempurna di pinggang lelaki tersebut dan membenamkan kepalanya di tengkuk lehernya sambil terisak kencang. Senyum tipis terpatri di wajah lembut lelaki tersebut, tatapan matanya yang menghangat serta tangan yang mulai membelai lembut kepala Yecia seolah menggambarkan perasaan lega dari lelaki tersebut. Perasaan membuncah dari keduanya seolah memberi tahu seberapa keras perjuangan mereka untuk kembali bertemu pada titik ini. •••••• since Saturday, 06 January 2024
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Dia dan Kamu
  • ZOYA (Sujud Terakhir) [End]
  • Renandra Retha
  • 𝐌𝐲 𝐁𝐢𝐚𝐬 (𝙶𝚘𝚞 𝙼𝚒𝚗𝚐𝚛𝚞𝚒) | TAMAT |
  • Rajendra  [SEGERA TERBIT]
  • EISHA [LENGKAP]
  • 𝗗𝗶𝗮, 𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗸 𝗣𝗮��𝗻𝗱𝗮𝗶 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗛𝗶𝗱𝘂𝗽
  • New Universe : Transmigration
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • TACENDA [Ongoing]

-Ini bukan perihal sebuah takdir yang bisa dirubah oleh tangan manusia itu sendiri tetapi ini adalah sebuah takdir yang mencari jalannya sendiri untuk menemuinya.- * * * Tentang mereka yang dipaksa mundur oleh keadaan. ÷Fajar Afriansyah Putra÷ Si kecil yang dulu periang kini berubah. Ditinggalkan kedua orangtuanya sedikit membuat perubahan pada hidup Fajar. Cukup cuek, dingin, dan terkesan santai. Mungkin beberapa orang geram karena tingkahnya tapi lelaki itu hanya menutup telinga dan mulutnya. Keadaan membuatnya harus menopang tanggung jawab dan getirnya hidup. ÷Sheila Ansaniana÷ Gadis manis, humble, berhati lembut. Namun kadang terkesan cuek. Dibuat kuat dalam kehidupan nya. Perceraian kedua orangtuanya seakan begitu mimpi buruk bagi nya. Beberapa tekanan harus ia hadapi. Perempuan yang gigih dalam mempertahankan apa yang ia ingin. Tapi, sekalinya patah apakah sosok si gadis malaikat ini akan kembali? ÷Irzan Yogaswara Putra÷ Si bungsu yang mesti dipaksa tidak mengerti apa-apa. Sikapnya yang kadang berantakan dan asal bertujuan untuk menutupi penderitaannya. Sahabat yang baik, kakak dan separuh keluarga yang hangat, akankah membuat Irzan melupakan luka nya? * * * "Gue yakin, lo deket sama Irzan itu cuma buat alibi? Supaya lo bisa lebih kenal gue, dan lo banyak bantu Irzan supaya gue say thankyou dan merasa hutang budi sama lo?! Iya?!" "Seburuk itu dan sehina itu gue dimata lo?! Lo ga bisa nilai gue gitu aja, Fajar! Lo ga tau gue, lo ga tau apa isi hati gue dan kehidupan gue. GA USAH BERANI SEENAKNYA NGE JUDGE!" "Gue ga pernah nyuruh lo buat jatuh cinta sama gue dan gue ga harapin bisa dicintai sama lo! Sampai kapanpun gue ga akan suka atau cinta sama lo, Sheila. Apa? Apa yang mesti gue sukai atau gue kagumin dari lo itu, menurut gue ga ada." -uwossan71, Nov 2022.

More details
WpActionLinkContent Guidelines