TRANSMIGRASI SHABILLA

TRANSMIGRASI SHABILLA

  • WpView
    Reads 286
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 25, 2024
"BUNDAAAAAA." "HIKSS BUNDAA." "Kenapa anak-anak bunda, kok pada nangis gini hmm?" "Karena tidak saya kasih es krim tadi waktu di taman." Jawab Zico sang suami. Astaga naga nasib transmigrasi memiliki anak kembar perempuan dan laki-laki tidak pernah Billa pikirkan. Seharusnya ia masih belajar fisika dan matematika wajib di SMA nya, tetapi ia mengalami perpindahan jiwa ke tubuh perempuan yang sudah menjadi ibu dua bocil, padahal seingatnya ia pingsan karena terkena bola basket. Annasya Shabilla atau Billa adalah gadis SMA yang manja, keras kepala, tapi cerdas di bidang akademik. Ia mengalami perpindahan jiwa ke tubuh Zefannya Shabilla Maretha yaitu seorang ibu dari Zia dan Zio. Bagaimana kisah Shabilla selanjutnya setelah menjadi ibu?
All Rights Reserved
#577
parents
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's World. (ON GOING)
  • Transmigrasi Of Ketos [BL]
  • ZIVANNA
  • reality(Cinta Dan Keadaan)
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • Rejjan - ZIO's PAPA!
  • My Baby Triplets✔
  • Extra Love Story [END]
  • Ketos Vs Adek Kelas
  • ALZEA (TERBIT)

Risih. Itu yang dia rasakan sekarang, di umurnya yang masih terbilang sangat kecil itu, sudah sering sekali mendengar pertengkaran antara dua orang dia sayangi, yaitu, Ayah dan Bunda nya. Menangis? Tentu tidak. Dia hanya menatap dengan penuh tanda tanya di pikiran nya. Entah sampai kapan ini akan terjadi di kehidupannya. Pergi. Hanya itu yang kakak beradik itu pikirkan, pergi dari pertengkaran kedua orang tuanya. "Kita cerai!!! " Teriak Ayah seketika membuat mata kaka beradik itu melotot. "Oke kita cerai! Saya udah muak dengan kelakuan mas! Tapi, anak anak ikut dengan saya! " Balas Bunda tak kalah marah. "Gak yah! Gak bun! Kalian gak boleh cerai! Kalian masih punya anak kecil yang butuh kasih sayang! " Sela kaka tertua dari mereka bertiga. "Udahlah Farel! Lagian kamu bukan anak kandung ayah kamu ini, jadi gak usah ngehalang halangin dia! " Jawab bunda tidak mengalihkan pandangan nya. "Bunda kamu benar. Kamu tidak usah larang kami. Dan untuk Sayang, dia akan bahagia pastinya. " Jawab ayah penuh penekanan. "Bukan masalah kami berdua Bun, Yah. Marina sama kak Farel udah gede, bisa jaga diri. Tapi kalo Sayang? Dia masih dalam masa pertumbuhan. Dan Bunda. Aku, Sayang, sama Kak Farel emang beda bapak. Bukan berarti Kak Farel gak berhak larang kalian toh? " Jelas Marina hendak mengurungkan niatan kedua orang tuanya. "Kita akan tetap cerai! " Jawab Ayah yang di lajutkan kepergian nya. Apa yang ada dipikiran kalian? Sesuatu yang indah? Bahkan ini mimpi buruk yang ingin segera bangun dari tidur. Tapi apa? Ini keyataannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines