Pujangga

Pujangga

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 30, 2024
Haikal Praditya Pamungkas, lelaki istimewa, secerah mentari pagi dan seindah bunga matahari. Lelaki yang selalu menunjukkan sisi cerahnya pada dunia, begitupun rasa cintanya kepada Maira Al Humair. Mencintai Maira adalah kesengajaan yang dibuat sendiri oleh Haikal. Dia tahu bahwa kisahnya tidak akan pernah berakhir bahagia, tapi walaupun begitu dia ingin menunjukkan bahwa ada dirinya yang mencintai Maira dengan sepenuh hati. Seperti lirik lagu yang selalu Haikal ingat, bahwa cinta memang tak selamanya bisa indah, dan cinta juga bisa berubah menjadi sakit. Dan Haikal sejak awal sudah siap dengan rasa sakit itu. Tapi bagaimana dengan Maira? Jika nantinya kehilangan Haikal sama saja dengan kehilangan separuh hidupnya. Kehilangan Haikal sama saja dengan kehilangan mentari yang selalu menyinari bumi. Dan kehilangan Haikal adalah hal paling menyakitkan yang pernah Maira rasakan. "Mai, hal paling bahagia dan aku syukuri dalam hidupku adalah bertemu dan akhirnya jatuh cinta padamu." ~Haikal Praditya Pamungkas "Dan kamu tahu, salah satu hal paling menyakitkan dalam hidupku adalah bertemu dan akhirnya jatuh cinta padamu." ~Maira Al Humair
All Rights Reserved
#16
ppent
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • My Sun | Lee Haechan
  • Thanks J | Lee Jeno ✓
  • My First and Last
  • SUNSHINE 2.0 ☀ NoHyuck ☀
  • Epilog Tanpa Prolog
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • Dear My Fullsun-[Haechan]🌼🌞✔️
  • Halaman Terakhir Untuk Gara [END]

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines