We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Perfect Pair

The Perfect Pair

  • WpView
    Reads 644,705
  • WpVote
    Votes 51,763
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 21, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"Kalau minta doa itu harus spesifik. Siapa tau malaikat lewat, eh terkabul." Kalimat yang pernah Djiwa dengar itu terus berputar di kepala. Permintaan Djiwa itu sebenernya nggak muluk-muluk, cuma ingin nikah di usia 25 tahun dan jadi Ibu Kos. Dengan mudah semuanya terkabul, tetapi... "Harusnya aku juga minta untuk nggak berurusan dengan makhluk yang bernama Kairavi!" Ya Kairavi, laki-laki yang paling menyebalkan di mata Djiwa. Laki-laki yang tidak pernah ada dalam bayangannya untuk menjadi suami. Kairavi adalah seorang musuh seumur hidup bagi Djiwa. ©2024, Hello Dino
All Rights Reserved
#25
married
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEKAR JAGAD
  • DANIEL AND NICOLETTE  (SUDAH DISERIESKAN)
  • KeiFara
  • Adored You
  • Be My Husband (End)
  • Marry The Enemy
  • The Last Hope (Yorichi x Muzan)
  • Celine Sacrifice (21+)

Amaranggana Malini Hadinata tak pernah berpikir bahwa hidupnya akan berubah hanya karena menghadiri pertemuan trah keluarga. Ia hanya ingin menyapa keluarga dari garis ibu, bukan pulang dengan lamaran dari seorang pria asing-yang ternyata ditentukan oleh janji kakek buyut mereka, puluhan tahun silam. dr. Prahasta Anandio Cokroatmodjo, dokter polisi yang disiplin dan penuh pertimbangan, juga tak menyangka akan dijodohkan dengan perempuan yang bahkan tak ia kenal. Tapi sebagai putra dari keluarga terpandang dan cucu dari garis trah yang disumpah oleh darah dan kehormatan, ia tak bisa menolak. Dua insan yang sama-sama terluka dan skeptis terhadap cinta kini harus hidup dalam satu atap, satu ikatan, satu komitmen yang awalnya hanya demi menunaikan warisan leluhur. Namun, apakah cinta bisa tumbuh dari luka dan kewajiban? Dan apakah takdir benar-benar ditentukan oleh darah yang mengalir... atau oleh hati yang memilih?

More details
WpActionLinkContent Guidelines