Elemental Adventure

Elemental Adventure

  • WpView
    Reads 5,009
  • WpVote
    Votes 601
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 18, 2025
•Elemental Adventure• °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° °Fanfiction Boboiboy° Tebak-tebakan pelaku? Tulang-tulang manusia ditemukan di rumah terbengkalai. Mayad demi mayad ditemukan di sebuah kota yang kini dilanda teror misterius. Hutan yang lebat dengan tanpa ujung yang menyimpan banyak misteri di dalamnya yan jadi perbincangan hangat karena tampilan hutan yang menyeramkan dan menyimpan banyak misteri. Banyak tempat yang mempunyai misteri di dunia ini yang tak dapat di pecahkan. Para Elemental berusaha untuk memecahkan semua misteri yang ada di dunia ini walau harus mempertaruhkan nyawa mereka. Bagaimana ya perjalanan para elemental memecahkan kasus demi kasus? Walau berkali-kali hampir kehilangan nyawa, tapi mereka masih tetap pantang menyerah walau masih menjadi mahasiswa, yang harus nya hanya belajar dengan santai dan menikmati kehidupan mereka, namun tidak dengan tujuh mahasiswa ini. "Kami pasti akan pecahkan semua misteri" Penasaran? Gas baca. Hati-hati di cerita ini mengandung unsur kekerasan maupun pembunuhan. Dimohonkan yang membaca adalah 13 tahun ke atas. Karakter yang ada di cerita ini hanya milik Monsta saya hanya meminjam.
All Rights Reserved
#58
boboiboygempa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Baneblood Brotherhood (hiat)
  • The Wizard Of White
  • Wanna Die (Boboiboy-/Fanfiction)
  • PERHATIAN KAKAK YANG TIDAK MERATA {S1}
  • 🌪𝓘 𝓐𝓜 𝓦𝓘𝓝𝓓🌪

[ Fanfiction Boboiboy ] ~ "Sekali tertuduh tetap tertuduh." Malam itu, satu-satunya saksi hanyalah dia. Ia pasrah pada nasib jika orang itu membocorkan segalanya. "Gue tetep dikubu lo!" "Gue pembunuh!" Siapa sangka, bahkan ketika keduanya tidak lagi dekat, orang itu tetap menyimpan semuanya dengan baik. Sampai keduanya sadar, ada bejana yang lebih besar mengintai dari sudut kegelapan yang paling gelap. Remang-remang namun berbahaya, sesuatu berbisa yang menyebabkan huru-hara. Jenis gelap yang membinasakan nafas sampai tidak bersisa, jenis petaka yang membawa badai nestapa dan menggerus habis sisa kewarasan. "Lo yakin kita mampu? Gue udah nggak kuat, gue nggak bisa. Ayo udahin aja, ngaku kalah dan biarin mereka bunuh kita." "Lo gila?! Bayarannya Adik lo! Lo lupa Ice jadi taruhan didepan sana?!" "Terus harus gimana?! Semuanya juga nuduhnya gue yang jadi perkara!" "Makanya jangan nyerah! Yakinin mereka kalo lo cuma korban fitnahan!" Tapi bagaimana? Semuanya terlanjur lebur. Dia hanya memiliki dua pelipur lara, pun salah satunya dirusak habis seperti boneka tidak berharga. Sementara satu lainnya menjadi tameng padahal psikisnya tidak baik-baik saja. Tuhan, ini bagaimana? ~ • Angst, thriller, mental illness, criminal act • 15+ • Just Fanfic • Masa Rombak • Jokes LGBT bertebaran ©Nan4yz_

More details
WpActionLinkContent Guidelines