Ku rindu surgaku

Ku rindu surgaku

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 24, 2024
β–‘ Φͺ ׁ π‡π„π˜ π˜πŽπ” ! 𝐑𝐄𝐀𝐃 π“π‡πˆπ’ ! , ⊹ ׁ έ‚ β–¬Χ„ β–­Χ… β–¬Χ„ β–­Χ… β–¬Χ„ β–­Χ… β–¬Χ„ β–­Χ… β–¬Χ„ β–­Χ… 𝗰ꫀ𝗿iπ˜π“Ÿΰ»‹ ini 𝗱i bΟ…π“Ÿπ˜ α₯‰emπ“Ÿtπ“Ÿΰ»‹ mπ“Ÿtπ“Ÿ Ο…nπ˜Ο…k mκ«€nπ“Ÿmbπ“Ÿΰ»‹ΦΈh ilmΟ… π—±π“Ÿn mκ«€nκ«€mπ“Ÿni hπ“Ÿπ—Ώi hπ“Ÿπ—Ώi π—Έκ―­π“Ÿΰ»‹ΦΈliπ“Ÿn. !! ⏃ -β˜…- "Saya tidak mencintai mu Umar, saya benci kamu." Umar terdiam, hanya bisa menahan air mata yang akan berjatuhan. "Tak apa Maryam, kamu terlalu sempurna untuk diriku yang tak punya apa apa." Maryam mengelakkan wajah nya. Ia menjauh, meninggalkan sang suami. Dan menuju ruang tamu dengan langkah cepat untuk menemui Abi. "kenapa abi nikahkan aku dengan seorang yang tidak bisa melihat? melihat saja tidak bisa, apalagi mengarahkan jalan Maryam untuk menuju surga, bi." "Astagfirullah Maryam, cukup" Ucap abi tegas. Tanpa mereka berdua sadari, Umar tepat ada di depan pintu kamar. Yang sudah pasti mendengar teriakkan Maryam tadi. -β˜…- ΰ»“α¦’κ¬»π˜ pl⍺ᧇi⍺𝘁 !(γƒŽο½€Π”')γƒŽε½‘β”»β”β”» γ€ˆ β™β™β˜β˜β˜β™β™β˜β˜β˜β™β™β˜β˜β˜β™β™β˜β˜β˜β™β™β˜β˜β˜β˜β˜β˜β™β™β˜β˜β˜β™β™β˜β˜β˜β™β™β˜β˜β˜β™β™β˜β˜β˜β™β™β˜β˜β˜β™β™β˜β˜β˜ 〉
All Rights Reserved
#5
penikahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Dear Jannah
  • Arista ( Tamat )
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Anugrah Azizah
  • Langkah Dalam Kebetulan
  • JODOH salah ngomong
  • Aku yang jatuh Cinta
  • He Was My First Crush (Curse!)

Air mata tak akan menghapus segalanya Amarah tak menyelesaikan masalah Dan melepaskan bukan jawaban yang ingin ku ambil saat ini. Cinta itu baru saja hadir dalam hidupku Kebahagian yang tak pernah kurasakan, kini mengalir hangat dalam hatiku. Detuman keras di dadaku bergemuruh ketika mata itu menatapku dan bibir itu tersenyum padaku. Aku jatuh cinta. Namun.... ada kenyataan yang baru saja menamparku. Kenyataan jika yang ku cintai tak akan pernah mencintaiku. Haruskah kutetap mempertahankannya atas dasar cinta ? Ataukah haruskah aku melepaskannya dan menghilang seperti buih dilautan ? Tidak!! Aku tak bisa Rasa egoisku lebih kuat untuk memilikinya. Hati nuraniku terasa mengilang tertelan cintaku. Ya Allah jika aku melakukan ini, akankah aku salah ? Jika cinta yang kupertahankan ini bisa menghantarkanku pada kebahagiaan, apakah cinta itu juga akan menghantarkanku pada surga? Jannah-Mu ? #Tentang Cinta tanpa syarat #Tentang aku, kamu dan dia Update setiap Minggu

More details
WpActionLinkContent Guidelines