Story cover for Hi, Hernia? by Satrina22
Hi, Hernia?
  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jan 07, 2024
Hernia,
Perempuan berlesung pipi itu akan kembali ke kost-annya sore ini. Ia harus kembali ke kota Yogyakarta untuk melanjutkan studinya. Mamanya sudah mengemasi barang barang bawaannya. Mata bengkaknya juga mengiringi langkahnya kali ini. Semuanya terasa berat, meninggalkan kampung halaman dan keluarga memang salah satu kesedihan yang di rasakan Hernia. Tetapi alasan utamanya adalah karena luka yang sudah di paksa tertutup rapat kembali terkoyak perlahan setelah ini.
Hernia rapuh kali ini, nastar buat mama,kesukaan sahabatnya itu sengaja tidak di bawanya. 

"Hhmmmm..
Everything gonna be okay" gumannya dalam hati.
All Rights Reserved
Sign up to add Hi, Hernia? to your library and receive updates
or
#320agresif
Content Guidelines
You may also like
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
Embrace again, Arnan by chocobanana795
9 parts Complete Mature
Leana tidak pernah menyangka bahwa hidupnya akan kembali dihadapkan pada bayang-bayang masa lalu yang kelam. Ketika ia menemukan Arnan, seorang pria muda yang koma akibat kecelakaan misterius, naluri iba dan rasa kemanusiaannya mendorongnya untuk merawatnya. Selama seminggu penuh, Leana menjaga pria itu tanpa mengetahui siapa sebenarnya dirinya. Bertahun-tahun sebelumnya, Leana kehilangan kedua orang tuanya dalam sebuah kecelakaan mobil. Tragedi itu merenggut segalanya darinya, meninggalkan luka mendalam yang tak pernah sepenuhnya sembuh. Kini, takdir seolah mempermainkannya kembali, membawa Arnan-pemuda yang ternyata terhubung dengan luka terbesarnya. Ketika keluarga Arnan akhirnya menemukannya, rahasia kelam terkuak: ayah Arnan adalah orang yang berada di balik kemudi saat kecelakaan yang merenggut orang tua Leana terjadi. Luka lama yang seharusnya terkubur kembali terbuka, memisahkan mereka dalam rasa sakit dan kebencian. Arnan, yang tak bersalah, berjuang menebus dosa ayahnya, sementara Leana dihadapkan pada pilihan sulit: membenci pria itu atau menerima kenyataan yang tak dapat ia ubah. Namun, saat Arnan memilih menjauh demi menghentikan luka, sebuah fakta mengejutkan dari masa kecil mereka terungkap, mengubah segalanya. Bertahun-tahun kemudian, di sebuah pertemuan tak terduga, mereka dipersatukan kembali. Cinta, luka, dan penyesalan memandu mereka dalam perjalanan terakhir. Tapi, bisakah mereka mengatasi bayang-bayang masa lalu yang terus menghantui? Ataukah takdir telah menetapkan akhir yang berbeda untuk kisah mereka?
You may also like
Slide 1 of 9
BarraKilla cover
Retrouvailles cover
Dibalik Tawa  cover
Pak Dokter & Buk Tani cover
BABY KIARA (TERBIT) cover
Keep It Secret cover
Embrace again, Arnan cover
LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty cover
Noda Masa Lalu (TAMAT) cover

BarraKilla

64 parts Complete

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!