Hi, Hernia?

Hi, Hernia?

  • WpView
    LECTURAS 76
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, feb 18, 2024
Hernia, Perempuan berlesung pipi itu akan kembali ke kost-annya sore ini. Ia harus kembali ke kota Yogyakarta untuk melanjutkan studinya. Mamanya sudah mengemasi barang barang bawaannya. Mata bengkaknya juga mengiringi langkahnya kali ini. Semuanya terasa berat, meninggalkan kampung halaman dan keluarga memang salah satu kesedihan yang di rasakan Hernia. Tetapi alasan utamanya adalah karena luka yang sudah di paksa tertutup rapat kembali terkoyak perlahan setelah ini. Hernia rapuh kali ini, nastar buat mama,kesukaan sahabatnya itu sengaja tidak di bawanya. "Hhmmmm.. Everything gonna be okay" gumannya dalam hati.
Todos los derechos reservados
#677
bebas
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dopamine - Pubslished
  • Dibalik Tawa
  • BAD GIRL ( END)
  • LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty
  • Strong Girl Michella (END)
  • Noda Masa Lalu (TAMAT)
  • REZZA
  • Rindu
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]

Cover by instagram.com/@threemoree_ *** Bagi Nico, "Dopamine" bukan hanya hormon bahagia, tapi juga personifikasi cinta. Ikuti perjalanannya dari cinta remaja dengan Erin hingga hubungan penuh gejolak dengan Jihan di pesantren. *** Jarak menguji kesetiaan saat Nico merantau ke Kediri, dan kembali ke Jihan diwarnai ketidakpercayaan. Patah hati membawanya ke Yogyakarta, namun pesan dari Jihan kembali menyapa. Akankah cinta mereka bersemi lagi di tengah luka lama? *** Selami kisah "Dopamine," tentang cinta, kehilangan, dan pencarian kebahagiaan yang tak berujung.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido