sudden baby

sudden baby

  • WpView
    LECTURAS 26
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadConcluida jue, jul 11, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
"Bas?" Panggil Ana. "hm?" "Kali ini lo liat apa lagi?" tanya bastara. "10 hari lagi kaya ada yang mau pergi" "Hah?" Aneh rasanya jika memiliki perasaan pada orang yang tidak pernah terfikirkan sebelumnya? ketika gadis multitalent sedang mencoba bertahan hidup, tiba-tiba tersesat didimensi pikirannya, melihat masa depan? atau merasakan perasaan seseorang? ----------9. "Yaudah. lo mau ga jadi pacar gue? Tanggal 09 Oktober gua menawarkan lo. Terima atau engga tawaran gue, kabarin gue." "Tapi kalau gue pikir, Sekali lo menyukai langit. Tandanya, lo harus nerima segala bentuk cuacanya, kan?." "jadi jawaban buat gue, ya? atau gak?" bastara memastikan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Is It Home ?
  • HANGOVER [SEASON 1 & 2]
  • Aku Ingin Bercerita
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Our Emergency Calls
  • Annoying Brother: ENHYPEN
  • Im Yours.
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • Seana or Seano

[SUDAH DIBUKUKAN, GET ON SHOPEE Choko Publisher "Kenapa yah? Karena abang anak pertama ya?", -- "Emang pernah kalian nganggep aku ada?" ___________________________________________ "Dia bukan papa lo, lo harusnya tau diri",-- "Emang ga seharusnya gue disini, kehadiran gue cuma ngrusak kebahagiaan dia. Gue pamit",-- ___________________________________________ "Lo bisa ga sih gausah aneh-aneh, lo yang bertingkah, tapi gue yang selalu kena imbasnya. Lo sih enak jadi bungsu, mama papa juga gabakal marah ke lo" "Siapa bilang ? Gue juga pengin pergi bebas kaya lo bang, gue cape terus-terusan belajar, gue juga pengin bebas kaya lo" "Gue bukan dibebasin, tapi gue di usir. Itu juga gara-gara lo, bungsu", ___________________________________________ Ia tahu dan sadar dengan posisinya. Ia lahir sebagai seorang sulung yang dipaksa untuk terus melebarkan bahunya, yang harus selalu kuat mentalnya, yang punggungnya harus selalu siap untuk dijadikan sandaran bagi saudara-saudaranya, juga harus selalu siap memikul harapan orang tuanya. Tapi ia juga manusia, ada masanya ia lelah dan perlu sandaran seperti yang biasa ia lakukan. Ada kalanya ia merasa ingin menyerah dan lari dari semua masalah yang mendera. Bungsu, orang selalu bilang menjadi seorang bungsu adalah suatu keberuntungan, dimana bungsu biasanya selalu diutamakan dan identik dengan julukan "anak kesayangan" Tinggalkan soal bungsu dan sulung, bagaimana dengan anak tengah? Apakah nasibnya sama buruknya dengan si sulung atau bahkan lebih baik dari pada si bungsu? Masih tentang semesta dan kejutannya, entah skenario apa yang semesta buat kali ini, yang pasti adalah satu hal. Tak semua yang kamu lihat sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya. Menjadi bungsu tak selamanya indah, begitupun dengan menjadi sulung.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido