Sang Senja

Sang Senja

  • WpView
    Reads 169
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 24, 2024
Seorang anak yang tidak pernah mendapatkan keadilan dalam hidupnya, yang selalu di kelilingi oleh orang yang tidak punya hati. Ingin menyerah? pasti! namun apa daya, saat orang-orang sekitar hanya mengganggap dia hanya sebagai butiran debu. "Dunia ini melelahkan, aku capek dengan semua nya. Akan kah aku mendapatkan kebahagiaan? Hanya Alga dan Asta yang selalu ada, yang selalu buat ku percaya akan datang kebahagiaan suatu saat nanti" - Senja "Kamu itu gadis baik Senja, kamu hanya belum ketemu dengan orang yang tepat, orang yang bisa menerima kamu apa ada nya, bersyukur ketemu kamu. Pesan ku satu kamu harus selalu tersenyum dengan lebar dan manis, hingga mereka mengira kamu tidak terganggu akan sikap mereka. Semangat Senja, Al disini buat kamu" -Alga "Tetap tersenyum si Oren, ada kita disini" -Asta Hargai dia saat masih ada, jangan sampai menyesal di kemudian hari. Note : ini cerita kisah seseorang, yang aku agak fiksi kan. jika ada kesamaan dari nama tokoh, latar tempat dan yang lain itu ketidakseimbangan Jangan lupa tinggalkan jejak dengan vote and komen yaa, dan budayakan follow (⁠^⁠^⁠) Semoga menikmati..
All Rights Reserved
#491
bully
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nathalea
  • TRAUMA
  • ALEYA~~
  • Full Of Scratches
  • Fajar & Senja
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • ALISYA &Alvaro
  • ketika senja menyapa
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • ALEANGGA [On Going]
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

More details
WpActionLinkContent Guidelines