Story cover for Putih Biru by iniiamlyaa_
Putih Biru
  • WpView
    Leituras 17,601
  • WpVote
    Votos 12,953
  • WpPart
    Capítulos 21
  • WpView
    Leituras 17,601
  • WpVote
    Votos 12,953
  • WpPart
    Capítulos 21
Em andamento, Primeira publicação em jan 09, 2024
[Sebelum membaca jangan lupa follow akun ini]

Jingga Atira Putih
Menjadi dewasa bukanlah hal yang mudah apalagi ketika kita beranjak dewasa kita kehilangan separuh hidup kita yaitu Ibu. 

Dikejutkan dengan keadaan bahwa ia harus menerima Ibu sambungnya itu membuat nasib nya menjadi buruk. 

Namun di tambah nasib yang tidak pernah ia inginkan dalam kamus hidupnya yaitu perjodohan. 

Apakah nasib nya akan seperti ini terus? apakah Jingga akan mendapatkan cinta sejati nya di dalam perjodohan ini?
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Putih Biru à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#113hatelove
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Tepi Lintang cover
Rindu yang Tak Berujung (Selesai)  cover
Nikah Muda (Sudah Tamat) cover
Pangeran Itu SULTAN cover
Love Over Hate (Complete) cover
Perjodohan ✅ cover
You Are My Future cover
Perjodohan Berakhir Cinta cover
Jurnal Pelangi (COMPLETED) cover
Fiancé to Lie [Completed] cover

Tepi Lintang

20 capítulos Em andamento

Lintang telah memilih jodohnya sejak dini. Di ulang tahunnya yang kesembilan tahun, Lintang mengarahkan telunjuknya pada sosok Sadam Aisena Salim. Dan di hari itu pula kehidupan Sadam berubah total. "Ma, Pa, Lintang mau menikah dengan dia!" Sadam terdiam di tempatnya. Menatap anak sembilan tahun itu dengan tatapan horror. Tawa juga tepuk tangan keluarga besar justru semakin mengurung Sadam dalam ketakutan. Guyonan kedua keluarga besar membuat Sadam terasa semakin tercekik. Hingga di usianya yang sudah cukup umur, Sadam memilih untuk melarikan diri ke luar negeri. Menghilang dan melupakan kehadiran mimpi buruk yang selalu menghantunya dalam wujud anak kecil dengan gigi ompong. Sejauh apapun ia berlalu, guyonan aneh itu terus menghantuinya. Sampai Sadam memutuskan untuk kembali. Ia bertekad untuk mengakhiri semua mimpi buruknya. ia harus mengakhiri guyonan keluarganya yang tak berhenti meskipun itu sudah berlalu bertahun-tahun lamanya. Namun ada yang aneh, ketika Sadam ingin berhadapan dengan mimpi buruknya ia justru bertemu dengan seorang bidadari? "Siapa?" "Ini saya Sadam. Calon suamimu." "Ah... anak cengeng itu?" "Huh? Anak ... cengeng?" Untuk kedua kalinya, Sadam dibuat tak berkutik oleh Lintang Biru. Namun kali ini kenapa rasanya ada yang aneh? Seharusnya tidak seperti ini!