Bamboozle

Bamboozle

  • WpView
    Leituras 22,283
  • WpVote
    Votos 3,523
  • WpPart
    Capítulos 28
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, jul 3, 2025
©hak cipta sepenuhnya dilindungi oleh Allah SWT. [Blurb sementara] "Menikah dengan saya, maka permasalahan kamu terselesaikan," ujar Erlangga disertai ekspresi datarnya. Erlangga Putra Danapati butuh status. Sementara Gistara Swasti Padmaja butuh sokongan uang. Duo kombo yang pas untuk mencetuskan ide 'pernikahan kontrak' "Tidak ada sentuhan fisik, tidak ada saling mencampuri urusan masing-masing, dan yang paling penting tidak ada yang akan jatuh cinta. Pernikahan ini cuma status, tanpa hati. Ingat tanpa perasaan." Tegas Erlangga mengingatkan. Sementara Gistara menanggapi kalimat jemawa Erlangga dengan decihan sebal, lantas menantang laki-laki 34 tahun yang sebenarnya lagi akan diklaim sebagai suami. "Berani taruhan, kalau sampai kamu yang terbawa perasaan duluan, kamu berani kasih apa ke aku?" "Are you kidding me? Itu tidak akan pernah terjadi Gistara." _____ Bamboozle memiliki arti 'Memperdaya' atau Memikat. Cover by : Canva Start : 26-08-2024 Finish : ...?
Todos os Direitos Reservados
#47
citylite
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Belum Siap
  • Dia Suamiku (ENDING)
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]
  • Langkah Dalam Kebetulan
  • Bad Boy Erlangga
  • My Destiny With You [END]
  • Takdir Cinta Zia
  • Between Falling And love

"Saya terima nikah & kawinnya, Rasakasih Kamelia binti Bapak Samat Bharata dengan mas kawin 100 gram emas dan uang sebesar 1 Miliar Rupiah dibayar tunai. SAH!". Beberapa kali aku replay video pernikahan kami tahun lalu. Terbayang vibes kebahagiaan penuh di hari itu. Menikah dengan si cinta pertama dan kuharap bisa jadi cinta terakhirku. Dia yang kini jadi suamiku, Mas Yangsa Wicaksana. Selaku pasangan yang sama-sama berprofesi sebagai konten kreator ternyata tak selalu memberikan jaminan kebahagiaan yang seutuhnya. Kesempurnaan yang kerap terlihat di dunia maya tak jarang malah jauh berbeda dengan kehidupan nyata yang sesungguhnya. Faktanya bertahun-tahun melalui masa pacaran dan kemudian menjadi seorang istri rasanya penuh dengan kejutan. Sering kali aku terbawa perasaan karena kehidupan nyata tak seindah bayangan dan angan-angan. Apa itu asyik berduaan? Maraton film dan kulineran untuk sekedar quality time. Suamiku yang dulu begitu bucin seringkali menjelma menjadi sosok yang lain. Terkadang cuek dan bersikap dingin. Sementara aku yang dulu begitu santai dalam segala hal, tak jarang bagai monster api yang mudah sekali emosi. Berharap masih merasakan vibes pengantin baru, Mas Yangsa malah kerap membuatku cemburu sebab fokus dan perhatian dia tak sepenuhnya untukku. Beberapa kali aku jadi flashback lagi ke jaman dulu dan baru aku sadari, sebenarnya Tuhan sudah memberiku banyak kisi-kisi yang super relate dengan kehidupanku saat ini. Mulai dari benih-benih kelakuan suamiku yang sok cool seperti kulkas 7 pintu sampai dengan judgemental keluarganya kepadaku. Tantanganku kini tak cuma menghadapi pertanyaan hari lebaran seperti "Sudah isi belum?" atau menanggapi tuduhan nyinyir dari netizen yang maha benar seperti "Kamu childfree?". Namun lebih kepada harus bisa berdamai dengan keadaan dan segala problematika kehidupan. Ya Tuhan, apa ini ujian? Haruskah aku bersabar? Dengan semua yang sudah kulalui sampai sekarang, mungkinkah sebenarnya aku "Belum Siap"?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo