CHILDHOOD DIEDRAWINGS

CHILDHOOD DIEDRAWINGS

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 10, 2024
Cerita ini membuka jendela pada kehidupan Bian, yang merayakan harmoni dalam keluarganya. Suasana pagi yang dipenuhi sinar mentari menjadi penggambaran indah dari kehangatan hubungan keluarganya. Dalam pandangan pertama orang, Bian menandaskan bahwa pelajarannya di sekolah berjalan dengan kelembutan seolah tarian harmonis dipimpin oleh guru-guru bijaksana. Namun, keindahan hidup ini tidak cukup memuaskan hasrat kreatif Bian. Dengan semangat yang penuh, dia memasuki dunia ekstrakurikuler seni, menemukan tempat di mana ekspresi dan imajinasi bebas berkembang. Kanvas putih di kelas seni menjadi medium bagi Bian untuk mengekspresikan keindahan yang tak terlukiskan, seakan-akan kata-kata tak dapat menangkap keberagaman warna yang muncul dari setiap sapuan kuas. Cerita ini merinci perjalanan Bian dalam menemukan kebahagiaan melalui seni, menciptakan kisah yang belum terungkap di setiap goresan dan warna. Harapannya, kehidupannya akan terus diwarnai oleh goresan kebahagiaan dan kesempurnaan yang diciptakan dalam lukisan perjalanannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • cerita diatas kanvas
  • Espoir
  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • 𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?
  • Cinta Yang Teruji
  • Riuh Dalam Sunyi
  • REKSA: The Last Bell
  • Kost Anggori | Segera Terbit
  • Bunda oline dan bayi tata

Alea, seorang gadis remaja yang hidup dengan bayang-bayang masa lalu yang kelam, mencoba menemukan tempatnya di dunia yang penuh dengan ketidakpastian. Dituduh sebagai penyebab kematian ibunya oleh ayah, kakak, dan adiknya, Alea terjebak dalam kesepian dan rasa bersalah yang mendalam. Dikhianati oleh sahabat terbaiknya dan dilanda penyakit turunan yang tak terduga, hidupnya seperti lukisan yang penuh goresan-goreasan suram. Namun, melalui lukisan dan kata-kata pendek yang penuh makna, Alea berusaha untuk bangkit. Setiap garis dan warna di kanvasnya menyimpan cerita, bukan hanya tentang luka dan kehilangan, tetapi juga tentang keberanian dan kekuatan untuk terus hidup meski dunia seakan menjauh darinya. Di tengah perjalanan ini, hadirnya 3 teman lama yang kembali muncul, memberikan sedikit harapan. Namun, hubungan mereka pun diuji, terutama ketika Tasya, sahabat yang sudah lama ia anggap teman dekat, ternyata menyimpan perasaan kepada salah satu temannya yang lebih dari sekedar teman , menciptakan kesalahpahaman yang semakin memperburuk hubungan mereka. Di sisi lain, ada Nayaka, teman yang selalu ada di belakang Alea, meski kadang ia merasa tak pernah dihargai sepenuhnya. Nayaka adalah orang baru yang mencoba untuk memahami Alea, meski sering kali ia harus menyembunyikan perasaan dan menjaga jarak.dan juga, keberadaan Nayaka menjadi kunci dalam perjalanan Alea menuju pemulihan, bahkan saat dunia terasa mengisolasi dan menjauhkan mereka. Di setiap langkah, Alea harus menghadapi ketidakadilan, pengkhianatan, dan penyakit yang tak terelakkan. Namun, dengan setiap goresan di kanvasnya, ia mulai menemukan makna sejati dari kebangkitan, pemulihan, dan keberanian untuk menghadapi hidup yang penuh ketidakpastian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines