"A" Terakhir

"A" Terakhir

  • WpView
    Membaca 72
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jan 16, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Berkisah tentang persahabatan enam mahasiswi asal kampus swasta di Bandung Selatan; Nayla yang sering disebut Si Pemilik Gelang Mantan, Rara Si Paling Senior, Dea Si Ukhti Pekerja Keras, Disa Si Cantik Tebar Pesona, Irma Si Pejuang Cinta Pertama dan Aira Si Anak Bungsu. Mereka semua berinisiatif untuk menghabiskan banyak moment spesial bersama di tahun terakhir perkuliahan Si Paling Senior, karena setelah masa kuliahnya Rara selesai, dia akan kembali ke kampung halamannya, Jakarta Selatan. Tanpa sengaja, edisi kebersamaan itu membentuk ruang diskusi lebih sering dari biasanya di salah satu tongkrongan anak muda yang berada di jalur menuju pegunungan atas bernama Moza Cafe. Di tengah merangkap pula dalam meraih pendidikan untuk status gelar, berusaha menjadi independent woman meski aslinya innerchild-nya meronta ingin diperhatikan. Diusik dengan tuntutan masyarakat yang beragam terhadap perempuan, sekaligus berupaya agar harapan keluarga tercapai. Keenam Mahasiswi tersebut rupanya masih dibuat galau oleh rasa 'Pengharapan' pada lawan jenisnya. Siapa lagi kalau bukan Kaum Adam? Ini adalah awal cerita bagaimana Cafe tersebut menjadi tempat singgah untuk bernostalgia di kemudian hari. Bukan hanya perihal Coffe. Tapi juga hati.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#487
ttm
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Man
  • tatapan pertama di pojok kelas
  • GISTARA (TERBIT)
  • F.R.I.E.N.D.(S) ☑️
  • Setulus Kasihmu (End)
  • MOMENT[On GOING]
  • Satu Alasan Untukmu (SEGERA TERBIT)
  • Mas Jaksa, Anak Bapak Kos!
  • Aku Bukan Dilan Tapi Yusup
The Man

WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan