Our Unlucky

Our Unlucky

  • WpView
    Membaca 315
  • WpVote
    Vote 46
  • WpPart
    Bab 61
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jan 20, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Aku merindukanmu, Wind." Keduanya saling melupakan apa arti dari kebahagiaan yang sesungguhnya, menjalani hari dengan kekosongan di hati mereka, namun, saat mata keduanya saling menyapa, kekosongan itu dengan perlahan tertutupi. Bertanya apakah mereka pantas menerima semua musibah yang menimpanya, disaat yang lain tengah menjalani masa sekolah yang indah, perasaan iri tertutupi dengan senyum palsu untuk membaur. Namun, seiring berjalan waktu, kekosongan itu muncul kembali dengan kebahagiaan yang telah pergi seumur hidup, yang hanya akan menyisakan perasaan bersalah seumur hidupnya. Obat bernama Wisteria yang telah mengisi kekosongan hatinya sudah tak ada lagi, pemuda bernama Luca Vionist akan hidup dengan membawa pecahan-pecahan kenangan indah di ingatannya, walau tak ada lagi senyuman di wajah pemuda itu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#501
sekolahan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Broken Hearts [END]
  • Love?
  • Seraphine : A Light in Selene's Silence
  • Di Balik Tirai Merah
  • Rahasia Hati
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.
  • Resonansi
  • Di bawah Bayangan Sakura

❝Seindah apapun suatu perjalanan, ujungnya pasti perpisahan.❞ Viola, dengan senyum secerah mentari dan hati yang mudah akrab dengan siapa saja, menyimpan sebuah rahasia manis. Cintanya pada seseorang yang begitu berarti. Namun, kebahagiaan semu itu hancur berkeping-keping saat matanya menyaksikan kenyataan pahit, orang yang dicintainya merangkai kasih dengan sahabatnya sendiri. Luka menganga, dan pusaran konflik tak terhindarkan menyeret Viola menjadi pihak yang dipersalahkan. Kini, di tengah tatapan dingin penuh kebencian dari orang-orang di sekitarnya, mampukah Viola menanggung beban rasa bersalah yang menghimpit dan menemukan kembali cahayanya?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan