Silver & Sugar

Silver & Sugar

  • WpView
    MGA BUMASA 460,412
  • WpVote
    Mga Boto 1,266
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Aug 5, 2025
Silver & Sugar Ada dua hal yang sulit di satukan, perak & gula. Perak itu mahal, makanya di simpan di brankas. Di balik kaca. Disentuh menggunakan sarung tangan agar tidak meninggalkan noda. Karena perak itu mahal, dan yang mahal, aturannya cuma satu: jangan sampai lecet. Gula itu manis, dia candu bukan karena berbahaya. Tapi karena sekali merasakan, semua rasa yang lain jadi hambar. Karena gula itu candu, dan yang candu, aturannya cuma satu: sekali coba, kamu bakal ketagihan. Dua hal yang seharusnya berbeda tempat, tapi malah di satukan dalam satu wadah yang sama. Keras bertemu halus. Dingin bertemu nakal. Yang mahal bertemu yang bikin candu. *** Silver & Sugar Rating Usia : [18+] Copyright © 2024 oleh nababynaaa
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Mendadak Mama (TERBIT)
  • KAMU ITU CINTA (Tersedia Versi Cetak)
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • I love you, Mas Duda
  • Micha and Brother
  • PASSIVE VOICE (END)
  • ISTRI TENGIL MAS DUDA [TAMAT]
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

Marriage Life (18+) Nggak ada adegan "berbahaya", hanya saja ceritanya tentang kehidupan pernikahan. Kalian yang belum cukup umur mungkin akan pusing dan kurang paham. Itu saja. --------------------------------------------------- Ini kisah tentang Nara dan Fikar. Juga Lila. Cinta segitiga?! Emm... Baca sendiri aja ya :) *** "Saya baru 19 taun, Pak." "Saya juga baru 27 tahun." "Tapi saya masih muda banget." "Jadi maksud Mbak Nara saya sudah tua banget?" "Eh, y-ya nggak gitu juga sih, Pak." "Jangan panggil saya 'Pak', mungkin itu yang membuat saya terkesan tua di hadapan Mbak Nara." "Tapi Bapak kan dosen di kampus saya, masa iya saya panggil Mas?" "Apa salahnya?" "Emm, mungkin nanti saja, setelah kita menikah." "Alhamdulillah. Berarti Mbak Nara setuju menikah dengan saya ya." "Eh, lho kok?!...." *** Bagaimana jika kamu bertemu seorang gadis cilik berumur tiga tahun yang kemudian memelukmu dan memanggilmu "Mama"? Bagaimana pula jika kemudian papanya keluar lalu memintamu menjadi ibu untuk anaknya? Menikah? Dengan duda? Langsung jadi mama? Ah, cukup Nara saja yang mengalami kejadian seperti ini. Kalian jangan!

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman