RUYA (The Fallen Princess)

RUYA (The Fallen Princess)

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 12, 2024
Aydina Ruya Pahlevi, Putri Mahkota kerajaan Ramisha yang masih berusia 7 tahun, harus kehilangan status kerajaannya karena kematian ayahnya. Ruya, gadis kecil dari keturunan satu-satunya raja, harus menerima nasib tidak bisa mewarisi tahta kerajaan karena dia seorang wanita. "Ruya, aku berjanji akan mengembalikan status kerajaanmu. Aku berjanji akan selalu bersamamu, menjagamu, merawatmu, dan mencintaimu selamanya hingga akhir hayatku." - Pangeran Reza Allaedin Fahrouq.
All Rights Reserved
#244
royal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu
  • Love that grows in the kingdom
  • Maharaja [Complete]
  • THE KING'S SCANDAL
  • Antagonist Novel
  • CHARTREUSE
  • [✔] Crown Prince's First Love | Jung Jaehyun
  • Make Me Your Queen [Selesai]

"Ayah!! Betapa teganya kau lakukan itu padaku!" isaknya. Tangan resi Wisrawa terjulur. Ingin rasanya memeluk putra kesayangannya. Namun rasa malu yang sangat menghalangi laju tangannya. "Ayah tidak berani meminta maaf padamu, nak. Ayah berdosa besar pada kalian." katanya lirih. Air mata menetes dari matanya. "TIDAAKK!! Bunuh saja aku, ayah! Oh, masihkah aku bisa memanggilmu ayah setelah perbuatan bejatmu padaku ?" Resi Wisrawa terkesiap mendengar kata-kata Danaraja. Ia menunduk. "Ayah tidak berhak mendapat panggilan ayah darimu. Ayahmu kotor dan bernoda.." "Bagus kalau kau mengakuinya !! Kalau begitu kita bertarung secara satria. Aku bukan anakmu, kau bukan ayahku. Ayo, keluarkan kesaktianmu! Aku tidak takut padamu !" Resi Wisrawa terkejut walaupun dalam hati ia sudah memperkirakan respons anaknya ini. Danaraja menghunus pedangnya. "Ayo kita bertarung ! Kau atau aku yang mati!" Ia menyerang ayahnya. Resi Wisrawa mengelak. Danaraja menyabetkan pedangnya kekiri kekanan, ia terus memburu kemana ayahnya pergi mengelak. Energi murni yang keluar dari tangannya menderu-deru dengan kekuatan berkali lipat akibat amarah yang membumbung tinggi. Kepalanya serasa terbakar oleh emosi. Ia merasa tidak hanya kehilangan kekasih yang dicintainya, tapi juga harga dirinya sebagai laki-laki. __________________________________ Betapapun sempurnanya manusia, manusia tetap manusia yang memiliki kelemahan. Ia seorang pertapa tua yang mengikuti sayembara seorang putri cantik untuk putranya. Tapi pergaulan erat antar laki-laki dan perempuan membutakan pikiran dan nafsu. Kisah cinta bercampur dengan ilmu falsafah tinggi antara kedua manusia yang nantinya melahirkan manusia angkara murka yang paling terkenal di dunia, Rahwana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines