After The Incident

After The Incident

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 11, 2024
WpInfo
Fanfic
1Direction
mampir aja dulu, kalau nyaman lanjut! Mau sombong dulu hasil karya sendiri wk This is my first story^^ Bukan magnet tapi semoga tertarik:) Radellia Zhivan Wijaya, gadis SMA yang terjebak dalam permainan sahabatnya sendiri membuat ia dibenci oleh orang yang sangat dicintainya. Bahkan kedua orang tua dan abangnya juga membenci gadis tersebut sampai pada akhirnya ia dikucilkan di negeri orang dan tinggal bersama kakak tertuanya yang sedang mengurus bisnis milik papanya Kejadian tersebut membuat mental Radellia terguncang. Sejak meninggalkan Indonesia, keadaan gadis itu sangat kacau. Hal itu membuat Derry-kakak tertua Radellia hampir gila, karena hanya Derry yang tahu kondisi adik tercintanya. Mati-matian Derry membantu adiknya untuk bangkit kembali. Dan usahanya pun membuahkan hasil meski gadis itu tak lagi menjadi gadis ceria tapi menjadi gadis dingin Bagaimana Radellia menjalani hari-hari berikutnya? Dan bagaimana reaksi keluarganya melihat perubahan Radellia setelah pulang ke Indonesia? Penasaran? Yuk baca ceritanya:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines