GEVANO ATALARIXSYAH

GEVANO ATALARIXSYAH

  • WpView
    LECTURAS 36
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, oct 8, 2024
⚠️spoiler⚠️ "Lo itu cantik,jangan merendah...yang ngatain lo itu cuman merasa iri aja sama lo jadi jangan insicure" . . "Namanya juga manusia,yang berharap kepada manusia...dan akan tersadar bahwa dia harus berharap dengan siapa ketika harapannya ga sesuai" ucap pemuda berseragam putih abu dan menyampirkan tasnya di bahu berbalik menatap seorang gadis yang berada di belakangnya "Jadi secara ngga langsung lo berharap sama gue gitu?" sang gadis menghentikan langkahnya dan menatap punggung pemuda tersebut "Ha?....y-ya ngga lah mana ada" "tapi seolah-olah lo berharap sama gue..." "...sorry kalo gue kepedean,soalnya lo bersikap...ya...kadang ngode gue tapi ya mungkin emang gue kepedean aja sih" ucap sang gadis tersebut tersenyum canggung 'tapi emang gue lagi berharap sama elo!' batin pemuda tersebut berteriak menatap sang gadis . . . ⚠️ Mohon maaf jika ada kemiripan nama karakter atau alur cerita...cerita ini murni dari pemikiran sendiri dan beberapa part di ambil dari kisah nyata⚠️
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Arsyilazka
  • My Boyfriend Is Like Ice
  • Jejak Waktu [Complete]
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • dimana janji tersebut
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Stay With Me
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • ALVA ( Aldo & Vava)

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido