ARIEL : Through Dreams

ARIEL : Through Dreams

  • WpView
    LECTURES 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., janv. 22, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
Genio Acardy tidak menyangka jika pekerjaannya sebagai seorang psikolog di salah satu RSJ akan menjadi pengalaman mendebarkan baginya. Bermula dari Annora Cathleen, pasiennya yang bunuh diri entah karena apa dan meninggalkan pertanyaan dalam benaknya. Melalui poto yang ditinggalkan Annora, Genio berusaha melihat kilas balik kehidupan wanita itu. Karena rasa penasaran yang membuatnya di hadapkan dua pilihan, yaitu melanjutkan kehidupan normalnya atau menyelamatkan anak perempuan Annora.
Tous Droits Réservés
#881
psikologi
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Melodi Kekacauan [Terbit]
  • I'm the Antagonist's
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]
  • Siapa Arabell?   [Tahap Revisi]
  • Ketuk Pintu Dulu !
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Rheine Second Dimension
  • VeeNara

Perhatian! Cerita ini mungkin sedikit mengandung unsur 21+ Dr. Anaya, seorang psikolog ternama yang dikenal mampu menembus lapisan terdalam pikiran manusia, mendapati dirinya berhadapan dengan kasus paling rumit dalam kariernya. Pasien barunya, Adrian, seorang pria misterius dengan catatan masa lalu yang kabur, didiagnosis dengan gangguan kepribadian antisosial-seorang psikopat. Namun, setiap sesi terapi bersama Adrian membawa Dr. Anaya semakin dekat pada realitas yang mengerikan. Adrian tidak seperti pasien-pasiennya yang lain; ia tidak menunjukkan emosi, tidak ada rasa takut, penyesalan, atau empati. Selama terapi, ia secara halus mulai memanipulasi Dr. Anaya, mengubah dinamika dari seorang pasien menjadi pengendali. Ketika Dr. Anaya mulai merasakan bahwa Adrian mengetahui lebih banyak tentang dirinya daripada yang seharusnya, ia mendapati bahwa hidupnya sendiri mulai terurai. Adrian perlahan-lahan menyeret Dr. Anaya ke dalam permainan psikologis yang mematikan, di mana batas antara kenyataan dan manipulasi mulai kabur. Dalam upaya untuk mendiagnosis Adrian, Dr. Anaya justru mulai kehilangan dirinya sendiri-jiwa dan pikirannya terancam hancur. Dalam cerita penuh ketegangan ini, Dr. Anaya harus menghadapi pertanyaan terbesar. Apakah ia sedang mencoba menyembuhkan seorang pasien, atau terjebak dalam jebakan psikologis yang telah direncanakan dengan cermat oleh seorang tanpa jiwa? Penerbit: Teori Kata Publishing

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu