Gen Z and Their Problems (On Going)

Gen Z and Their Problems (On Going)

  • WpView
    Leituras 46
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jan 27, 2024
Bacaan ini khusus kamu, para gen z yang sering mengeluh persoalan pekerjaan. Seluruh cerita ini adalah fiktif belaka, namun juga didasari pada riset penulis, yang mana pernah menjadi bagian sebagai karyawan kontrak di salah satu perusahaan konsultan manajemen. Hal ini juga diperlukan riset. Jadi, baca baik-baik dan selamat membaca. Jangan asal ambil ide orang. Kisah seorang generasi Z yang penuh tekanan pekerjaan di sebuah kantor Konsultan Manajemen dengan seorang bos yang kocak tapi menyebalkan. Mau tahu kisah seorang Maya yang selalu menanti-nanti bahwa akan mendapatkan kenaikan gaji? Baca selengkapnya dan langsung saja berikan komentarmu terhadap kisahnya! (Akan di-update setiap 2 minggu sekali^^) Jangan lupa tinggalkan komen kalian, ya. Semangat para gen Z. Tertanda: Ri ❤
Todos os Direitos Reservados
#72
gramedia
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • TerraCotta (Completed)
  • Hello, "Mr. Perfectly Fine" [ HIATUS ]
  •  𝐁𝐀𝐁𝐘𝐃𝐎𝐋𝐋 - 𝘀𝗶𝗻𝗱𝗿𝗼𝗺 𝗴𝗲𝗻𝗭
  • Terlanjur Resepsi
  • Akhir Dari Sebuah Novel
  • Personal Assistant! ✔️
  • SAGAKEYLA (TERBIT)
  • IRI BILANG BOS! (END)
  • Sekretaris Galak #APproject *Tamat*
  • Being Love (TAMAT)

Di usia yang nyaris kepala tiga, Terra masih tidak mengerti tujuan hidupnya apa. Selama lima tahun terakhir, dia merasa tidak ada yang berubah, waktu berhenti berputar dan tahu-tahu dia sudah dua puluh delapan tahun. Rasanya baru kemarin dia masuk kerja di perusahaan yang sekarang, tiba-tiba dia sudah mendapatkan gift box lima tahun pengabdiannya pada perusahaan. Sahabat baiknya yang dari bayi bersama dengannya sebentar lagi juga akan menikahi pujaan hatinya. Artinya hanya Terra saja yang akan sendirian setelah ini. Membayangkan itu saja sudah membuat Terra setengah gila dengan otak yang hampir cidera. Sedang adem-ademnya, kantor digemparkan dengan isu korupsi dan perselingkuhan atasannya sendiri, membuat Terra berada di posisi yang serba salah. Pekerjaan Terra yang tadinya damai-damai saja jadi seperti angin puting beliung karena munculnya sang atasan baru yang mengerikan. Kalau tidak ingat dosa, rasanya dia ingin berhenti hidup saja. Satu-satunya yang membuat Terra bertahan hidup adalah karena dia tidak mau mati konyol dan bingung ketika ditanya apa saja yang sudah dia lakukan di dunia nanti. Paling tidak harus ada yang dibanggakan dari dirinya kan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo