4 Brave People (On Going)

4 Brave People (On Going)

  • WpView
    Reads 341
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 21, 2024
[Vote nya hehe, makasih] "Tidak, kumohon lepaskan, jangan lakukan itu, kumo-" /Jleb/ /Srak/ Seorang pria menusukan pisau pada perut seorang laki-laki yang berbaring dan diikat dikasur khusus pasien. "Ha... Sialan! akhirnya dia berhenti berbicara, berisik sekali. Untung saja aku tidak melepaskan dia, jika saja terjadi mungkin aku sudah ada dipenjara." Pria itu berjalan menuju telepon berkabel dan memakai sarung tangan karet putih serta menggunakan masker. Nit, nit, nit, suara bunyi jari jemari pria yg sedang menekan nomor telepon berkabel. "Hallo. Tolong pindahkan anak itu ke ruangan operasi bawah." Pria itu menyimpan teleponnya dan keluar ruangan dan menuju tangga ruangan bawah. Pria itu berjalan dan tersenyum dengan berbicara sendiri di dalam hati, "hemm, kalo aku naikkan harga mungkin aku bisa menjadi milyarder. Hahaha... aku menantikan itu." *** Genre 𝚃𝚑𝚛𝚒𝚕𝚕𝚎𝚛 50% 𝙺𝚘𝚖𝚎𝚍𝚒 40% 𝚁𝚘𝚖𝚊𝚗𝚌𝚎 10% ____________________________________________ *Cerita ini hanya fiksi karangan penulis, haraf bijak dalam membaca. * ____________________________________________ ⚠ Dilarang copy-paste/menyalin isi cerita atau bagian cerita tanpa izin penulis. Copyright© 2024 noveliangkasa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrasi papa
  • Saranjana [END]
  • THE QUEEN : Love Hate and Blood (Hiatus)
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • No Time To Die
  • Surat Untuk Andiny {TAMAT} ✓
  • Give | GxB [TAMAT]
  • Whispers in the Blood
  •  Arya Si Pemalas[Snow']

Tidak pernah berbayang di dalam hidupnya. Kenzie kalau dirinya akan menjadi seorang ayah antagonis dan protagonis pria di novel yang dibuat oleh temen perkantorannya. "Jadi duda nih? Belum juga esek esek udah jadi duda aja monyet" *** Kenzie Agustin merupakan orang biasa yang hidup berkecukupan, ia masih memegang seratus lajang di usia 35 tahun. Dirinya memasuki sebuah novel yang dibuat oleh teman kantornya. Ia memasuki tubuh ayah dari antagonis dan protagonis pria, yang selalu mengabaikan anak-anaknya karna wanita yang ia cintai meninggal dunia akibat kecelakaan mobil, Kenzie bertekad akan memberi kasih sayang kepada anak-anak pemilik tubuh. *** "milik kami tetap akan menjadi milik kami" "senyuman papa terlalu manis, rasanya aku ingin mengurung dirimu hanya untukku" "bisakah aku membunuh orang-orang yang telah dekat denganmu papa" "papaku sangatlah manis" *** #bukan bl #psikopat

More details
WpActionLinkContent Guidelines