Little Brother

Little Brother

  • WpView
    Reads 4,910
  • WpVote
    Votes 460
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 5, 2025
Seorang anak kecil menatap ke arah depan dengan tatapan kosong. Suasana di dalam terasa sangat sepi dan gelap. Tidak ada satu cahaya pun yang masuk. Namun baginya ini lebih baik daripada melihat pintu terbuka. (Penasaran? Baca) ⚠️ WARNING ⚠️ NO SHIP Mungkin ada beberapa adegan kekerasan Jika tidak suka maka jangan dibaca #authorbutuhduit #kembalidarihibernasi
All Rights Reserved
#53
boboiboyelement
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kisah Bahagia 7 Bersaudara
  • Ephemeral (REQUEST DI PROFILE)
  • Apa Salah Ku? [TIDAK DI LANJUTKAN]
  • •Don't leave me alone•
  • °•○ RENJANA ○•° {On Going}
  • Menjadi Adik BoboiBoy [COMPELETE✔]
  • I Got You!GEMPA
  • Sebuah Penyesalan
  • Reboot! Not Ribut

#BoboiboyElement "Akhirnya selesai juga nih buku," ujar Solar. "Loh kok dah malem, jam berapa nih?" Dia pun melirik jam tangan yang melingkar ditangannya. Solar melebarkan matanya setelah melihat jam menunjukkan pukul sembilan lebih sepuluh menit. "Anjir, kok dah jam segini, mampus gue di marahin kak Gem." Solar langsung beranjak dan menghampiri sekumpulan tukang ojek dipinggir jalan untuk pulang kerumah. Setelah lama menempuh perjalanan, dia pun sampai dirumah. Dadanya berdegup lebih kencang dari biasanya. Dia membuka pintu rumahnya, aura hitam mengelilingi tubuhnya, wajahnya menunduk takut. 5 remaja lelaki berdiri menyambutnya di balik pintu dengan tatapan tajam menatapnya. "Jam berapa sekarang?" Solar dibuat merinding lalu menjawab, "Setengah sebelas kak," jawabnya masih dengan kepala yang tertunduk. "Kenapa baru pulang?" •Boboiboy from monsta •not BL

More details
WpActionLinkContent Guidelines