Cinta Aqil Untuk Arsyi

Cinta Aqil Untuk Arsyi

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 6, 2024
"Tolong jangan ganggu aku, jauhin aku Qil!" "Kenapa? Gangguin kamu itu udah jadi hobby aku yang mutlak. Dan ngejauhin kamu? Itu bakal jadi najis buat aku." "Tapi masa laluku terlalu kelam. Aku nggak mau jadi tinta hitam di lukisan kebahagiaan kamu." "Masa lalu kamu, sama masalah keluargaku... Kelam-an yang mana? Dan mana yang lebih hancur?" "...." Memulai kehidupan baru usai mengalami masalah yang berat? Itu lah yang sedang Arsyi lakukan. Sampai akhirnya ia dipertemukan dengan seorang lelaki yang sangat menyebalkan. Siapa sangka lelaki yang ia anggap angkuh itu bisa jadi seobsesi dan semanis ini padanya? Pergi meninggalkan rumah, dan memiliki trauma mendalam pada seorang lelaki. Dan kini ia bertemu dengan sesosok lelaki yang berbeda. Apakah ini saatnya untuk Arsyi memulai kehidupan barunya dengan mulai membuka pintu hatinya kembali?
All Rights Reserved
#495
religius
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)
  • Love Till Jannah [END]
  • Guide to Jannah [END/REVISI]
  • Imam untuk Gladysa✓
  • My Dear,is the Perfect "Husband"
  • Bad Boy Erlangga
  • My Wife Airin's Secret  { END }
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]
  • My Sweet Imam [SELESAI]
  • Cinta Sejati

Mengapa? cinta datang jika hanya untuk menyakiti, lalu pergi dan meninggalkan luka yang sangat dalam di lubuk hati. Haruska aku egois demi cinta? Pantas kah? Aku mendapatkan dia yang nyaris sempurna, dengan seorang gadis nakal yang selalu bolos dan bobby dugem sepertiku. Jawabannya jelas tidak! Karena dia yang kucintai. Memilih pergi dan menikah dengan wanita lain, tanpa mau berjuang bersamaku. Dia menyakitiku bertubi- tubi. Dimana aku menyaksikan dirinya bersanding dengan wanita lain di atas pelaminan. Memang aku yang terlalu bodoh, karena menyimpan rasa cinta kepada kakak tiriku sendiri. Sudah pasti cinta ini berakhir sia- sia. Aku sudah cukup berjuang untuk meyakinkan dirinya bahwa aku sangat mencintainya. Tapi dia tetap memilih pergi. Saat itu hatiku sangat hancur membuatku nyaris gila dan putus asa! Akhirnya! Semua kenakalan yang tidak lagi kuperbuat selama mengenalnya, kini kembali kulakukan. Tiada lagi hari- hari indah yang kulalui semua terasa hampa. Di sekolah hukuman kembali menjadi candu bagiku. Sampai seseorang membuatku kembali bangkit dan membuat hidupkku kembali berwarna. Dia adalah......

More details
WpActionLinkContent Guidelines