Story cover for Rewrite The Dream by _sunriseZ
Rewrite The Dream
  • WpView
    Leituras 275
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Capítulos 8
  • WpHistory
    Tempo 50m
  • WpView
    Leituras 275
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Capítulos 8
  • WpHistory
    Tempo 50m
Em andamento, Primeira publicação em jan 14, 2024
[On Going]

Diusianya yang baru genap 18 tahun, Hagita dihadapkan pada dua pilihan saat memilih jurusan dijenjang perguruan tinggi. 

Antara mengikuti kemauan sang Ibu pada jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, atau mengikuti kata hatinya untuk melanjutkan studi pada jurusan Hubungan Internasional yang sedari kecil sangat ia idam-idamkan.

Bagi Hagita, hidupnya adalah miliknya sendiri. Walaupun Ibunya yang melahirkannya, tetap saja Hagita punya hak untuk memilih jalan hidupnya sendiri. 

Ingin mengikuti kata hatinya, Hagita takut dianggap anak durhaka karena tidak mengikuti kemauan sang Ibu. Namun, jika mengikuti kemauan Ibu, dirinya takut tidak akan bisa menyelesaikan pendidikannya dengan baik karena tidak tertarik dengan jurusan itu.

Selain itu, Hagita juga mengalami berbagai cobaan yang sangat mengguncang jiwanya.

Hagita bingung, ia harus bagaimana?

Akankah Hagita mengubur impiannya dalam-dalam dan menuruti kemauan Ibunya? Atau Hagita malah mengikuti kemauannya sendiri dan memprotes sang Ibu?
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Rewrite The Dream à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#447jurusan
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Bunga Yang Dibenci, de nscabiii
19 capítulos Concluída
Bunga Amani dilahirkan dalam dunia yang tidak menginginkannya. Sejak hembusan nafas pertama, dia telah dianggap sebagai punca kematian ibunya. Ayahnya, Tuan Hisham, tidak pernah memaafkan Bunga kerana kehilangan wanita yang paling dicintainya. Sejak kecil, Bunga hidup dalam penghinaan dan kesepian. Dunia kecilnya hanya dipenuhi dengan suara caci maki, bukan belaian kasih sayang. Keadaan semakin parah apabila ayahnya berkahwin dengan seorang janda bernama Puan Mariam, yang mempunyai anak perempuan bernama Nur Shasha Dahlia tiga tahun lebih tua dari Bunga. Walaupun ibu tiri itu bersikap baik, namun Shasha mewarisi kebencian ayah mereka. Bunga menjadi hamba dalam rumah sendiri, dipukul, diherdik, dan dimalukan tanpa belas kasihan. Puncak penderitaannya tiba apabila Shasha melarikan diri pada hari pernikahannya. Untuk menutup aib dan menjaga maruah keluarga, Bunga dipaksa menggantikan tempat Shasha sebagai pengantin. Dia dikahwinkan dengan Rafeeq,seorang lelaki dingin dari keluarga kaya dan konservatif. Bunga menyangka itulah titik mula kebahagiaan. Namun, perkahwinan itu bukanlah penyelamat, tetapi neraka baru. Bunga terus didera dari segi fizikal dan mental bukan hanya oleh Rafeeq, tetapi juga oleh ibu mertuanya, kakak iparnya, dan adik iparnya. Setiap hari, luka di hatinya bertambah dalam. Namun, Bunga bertahan... bertahan kerana dia percaya suatu hari nanti, Tuhan akan membalas keperitannya. Tetapi, tidak semua cerita punya pengakhiran bahagia... (jangan lupa votes tau every chapter,thank you cintah)
SUARA DARI SEPARUH JIWA, de silenttypedhia
34 capítulos Em andamento
Sinopsis Penuh > "Kalau masa boleh patah balik, aku rela tenggelam... asal bukan dia." Dhaura Azlena, anak bongsu perempuan daripada enam beradik. Satu-satunya bunga dalam keluarga yang didominasi lelaki. Dia bukan dilahirkan untuk dibenci - tapi sejak umur tujuh tahun, hidupnya bertukar jadi mimpi ngeri. Kembar lelakinya, Dhairell Azkera, mati lemas ketika cuba menyelamatkannya di sungai. Dan sejak itu, seluruh keluarganya berubah. Ibu, ayah, dan abang-abangnya - Danish Elraza, Dazran Aqeel, Darian Azmea, dan Dzulfaqa Arsha - memandang Dhaura seperti beban. Seperti punca segalanya musnah. Dia disalahkan, dibenci, dibuang. Selama sembilan tahun, Dhaura dibesarkan oleh Tok Ayah - satu-satunya insan yang melihat dia sebagai manusia, bukan 'pembunuh'. Dalam pelukan datuknya, Dhaura belajar untuk kuat. Belajar bertahan. Tapi luka dalam hati tetap bernanah, diam-diam. Namun, hidupnya sekali lagi bergoncang bila Tok Ayah sakit tenat. Dalam hembusan nafas terakhirnya, Tok Ayah tinggalkan satu wasiat: > "Ambik balik anak kau. Jagalah dia sebelum Tuhan ambik semula." Terpaksa tunduk pada amanah arwah, mama dan papa membawa pulang semula Dhaura ke rumah asal. Tapi bukan sebagai anak - hanya sebagai hutang yang perlu dilunaskan. Dhaura kembali ke rumah penuh kenangan hitam. Tiada pelukan. Tiada maaf. Hanya pandangan tajam dan sindiran yang masih berbisa. Tapi di sebalik semua kebencian itu... tersimpan satu rahsia tentang hari kematian Dhairell. Kebenaran yang disembunyikan. Dosa yang dipindahkan ke bahu Dhaura. Dan penyesalan yang datang... mungkin sudah terlambat. --- SUARA DARI SEPARUH JIWA adalah kisah seorang gadis yang dihukum kerana hidup, dalam keluarga yang hanya belajar menghargai... apabila semuanya hampir hilang. ---
ATHASYA [TERBIT] ✓, de SabilSabilah
48 capítulos Concluída
||SEBELUM BACA FOLLOW DULU!!|| • • • Nasya tumbuh di Bandung bersama sahabatnya, Fara-sosok kakak sekaligus pelindung yang selalu ada dalam setiap babak hidupnya. Mereka sama-sama merantau ke bandung setelah kepergian kedua orang tuanya dengan harapan bisa menjadi wanita yang kuat, cerdas, dan berarti. Dalam sunyi pondok yang dipenuhi cahaya ilmu, Nasya menyimpan rahasia yang tak pernah ia duga-ada seseorang yang diam-diam memperhatikannya sejak kecil. Athalla, seorang Gus dari keluarga terpandang, telah mengenal Nasya jauh sebelum takdir menyatukan mereka di bawah atap yang sama. Bukan hanya karena latar yang berbeda atau posisi keluarga, tapi karena hatinya telah menetapkan pilihan-Nasya, gadis sederhana berhati hangat, yang membuatnya belajar tentang ketulusan cinta. Kisah mereka tak pernah mudah. Dari persahabatan yang begitu erat bersama As-Sakinah dan Fityanullah, hingga luka perpisahan yang mendalam saat Fara pergi dalam kecelakaan pesawat, hidup seakan menghantam Nasya tanpa ampun. Namun di tengah runtuhnya dunia, tangan Athalla tetap terulur, menjadi rumah yang tak pernah meninggalkannya sendiri. Empat tahun berlalu, kini Nasya dan Athalla tak lagi hanya berdua. Hadirnya Elvano Azran Ar-Razka, anak kecil bermata teduh dan hati seluas langit, menjadi penyejuk luka masa lalu. Di sebuah taman yang tenang, tawa Elvano menggantikan tangis, dan pelukan Athalla menguatkan bahwa cinta sejati bukan hanya soal siapa yang datang, tapi siapa yang tetap bertahan. Cerita ini adalah kisah tentang merindukan tanpa pamit, mencintai tanpa syarat, dan menjalani kehidupan dengan segala kehilangan dan harapannya. Untuk setiap hati yang pernah patah, cerita ini akan memelukmu erat. ||HAPPY READING!||
Talvez você também goste
Slide 1 of 8
Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira cover
Untuk Anggun, Dari Aisy cover
Bunga Yang Dibenci cover
My Best Mama cover
(END) Buku 2: Gadis petani sistem: Orion Sangat Memelihara Wanita Kecil Itu cover
Taruhan Cinta Haz Arman (EBOOK) cover
SUARA DARI SEPARUH JIWA cover
ATHASYA [TERBIT] ✓ cover

Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira

29 capítulos Concluída

~ Fully Completed S2 ~ Rayyan Harith menyangka jalan takdirnya dan Aisyah Humaira tidak akan lagi menyatu. Namun, apabila dia sedang belajar untuk reda dengan liku suratan hidup, satu berita sekali lagi hadir dan membuatkan dia hilang arah. Jiwa terasa kembali parah. Sungguh, bukan ini pintanya walaupun dia tahu hanya ini satu-satunya jalan yang dia punya untuk memiliki kembali kebahagiannya dahulu. "Demi Allah, hati saya masih sama. Perasaan ini masih utuh dan takkan pernah berganti. Awak, ibu kepada anak-anak saya...dan saya masih berharap awak menjadi isteri dunia akhirat saya." - Rayyan Harith - "Cinta saya dah berkubur dengan segala kenangan di antara saya dan arwah suami saya. Awak mungkin bapa kepada anak saya, tetapi awak takkan mampu kembali menjadi pendamping hidup saya." - Aisyah Humaira - Dia pergi, bukan kerana mengalah. Namun, demi memberi ruang dan masa. Dia pergi, bukan bermakna hati sudah pudar rasa. Namun, demi memberi peluang wanita itu menenangkan jiwa. Biar waktu terus berputar. Biar masa berlalu pantas. Biar kenangan berganjak pergi. Andai jodoh sudah tertulis di luh mahfuz, kau dan aku... pasti dipertemukan kembali.