ALL ABOUT AILEEN

ALL ABOUT AILEEN

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 20, 2024
Aileen Syifanazia kerap dipanggil dengan nama singkat yaitu Ai. Anak kelahiran Yogyakarta, 2002. Dalam hidup seorang Aileen, setelah semasuki bangku sekolah menengah pertama dia sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk mengutarakan pendapat dalam hal pendidikan. Dari tuntutan kerasnya seorang ayah yang menginginkan anaknya mendapatkan nilai yang sempurna, hingga diharuskan mengikuti beberapa lomba yang menurut ayahnya penting untuk masadepan. Meskipun yang dilakukan ayahnya adalah hal yang benar, namun caranya saja yang kurang tepat. Sampai akhirnya Aileen memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa apa yang dia inginkan bukanlah hal yang remeh. Saat memasuki bangku perkulihan Aileen memaksa Ayahnya untuk mengizinkan dirinya masuk di fakultas psikologi. fakultas impiannya sejak SMP. selain sebuah impian Aileen juga ingin mencari banyak jawaban yang selama ini dia cari didalam ilmu psikologi. Sekalipun Ayahnya menentang keras keinginan Aileen, pada akhirnya ayahnya menyetujui dengan syarat dia tidak akan mengecewakan Ayahnya dengan hal hal yang remeh. Mau bagaimanapun kondisinya, saat itu yang dipikirkan Aileen hanyalah mencapai keinginan yang sangat dia dambakan. konsekuensi yang dia terima dari ayahnya pun terlihat tidak akan pernah dia langgar.
All Rights Reserved
#6
fakultaskedokteran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MEMELUK LUKA [END]
  • ALYA
  • Om, Ayo Nikah!
  • Unspoken Things Over Dinner Tables
  • SKRIPSUIT  ✔
  • AGATHA [TERBIT]
  • PERJODOHAN KEJUTAN (TAMAT)
  • Lantunan Biola Ferin
  • Mas Dosen
  • Fase dalam Lingkaran [Selesai]

Menjadi anak terakhir sekaligus satu-satunya perempuan dalam keluarga memang tidak mudah bagi Alea. Sejak kecil, ia tumbuh dengan beban yang diam-diam menghantuinya-beban harapan besar yang diletakkan di pundaknya oleh orang tua dan kakaknya. Mereka melihatnya sebagai harapan terakhir keluarga, seseorang yang harus bisa melampaui pencapaian ayah, bunda, dan abangnya. Ekspektasi itu begitu tinggi hingga terkadang membuat Alea merasa sesak. Setiap langkah yang ia ambil seolah diawasi, setiap keputusan yang ia buat harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengecewakan mereka. Ia harus menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih segalanya. Namun, di balik semua itu, ada ketakutan yang terus menghantuinya yaitu kegagalan, takut mengecewakan, takut tidak menjadi seperti yang mereka harapkan. Terlalu sering ia memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya. Luka-luka yang ia terima tidak selalu tampak di permukaan, tetapi mengendap jauh di dalam hati. Ia belajar untuk menyembunyikan lelahnya, menyimpan resahnya sendiri, dan terus berusaha sekuat mungkin untuk menjadi versi terbaik yang diinginkan keluarganya. #1 Melawanrestu #1 Anakterakhir #2 Bedakeyakinan #2 Alea #2 Pendidikan

More details
WpActionLinkContent Guidelines