We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Janirari

Janirari

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 14, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Mereka terlahir dengan kondisi dan garis hidup yang berbeda. Persamaan mereka hanyalah hidup di lingkungan yang sama dan kepintaran mereka dalam menyimpan semua kepahitan dan gores luka dalam setiap perjalanan hidup. Terlihat tangguh padahal sebenarnya rapuh. Terlihat tenang padahal sebenarnya ada riak ombak yang tiada henti berteriak. Terlihat sempurna padahal sejatinya mereka hanyalah manusia. 2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit untuk Asa
  • Sea Gentala (Tamat) ✔️
  • Obstinate
  • Waiting Room [TERBIT]
  • SILENTIUM || End✓
  • ACCISMUS : GRAY
  • GGS (Ganteng-ganteng Somplak)
  • HERIDA

Setelah bertahun-tahun menunggu dan berharap, akhinya Angkasa pun dapat menerima kenyataan pahit bahwa dirinya di buang oleh keluarganya. Seperti nasehat Ibu Diana bahwa dia tidak boleh menjadi seseorang yang pendendam. Dengan melupakan mereka yang telah menorehkan luka menyakitkan di hatinya, Angkasa pun akhinya dapat melakukan hal tersebut. Dia mulai menjalani hidup barunya bersama Ibu Diana dan seluruh anak-anak panti. Hidupnya baik-baik saja. Angkasa tumbuh menjadi anak yang ceriah dan dapat di andalkan. Namun, semua berubah saat mereka yang telah Angkasa lupakan muncul dan meminta Angkasa untuk kembali tinggal bersama. Hidupnya kembali kacau balau dan luka yang sudah terlupakan itu pun kembali terasa menyakitkan. "KENAPA?! KENAPA KALIAN BARU DATANG SEKARANG?! KENAPA SETELAH 11 TAHUN KALIAN MEMBUANG SAYA DAN MEMBIARKAN SAYA TUMBUH SENDIRI DI SINI, KALIAN BARU DATANG SEKARANG?! TAK TAUKAH KALIAN BETAPA SULITNYA SAYA BERTAHAN TANPA ADANYA KALIAN?" Angkasa. "Jangan pernah lu mengaku bahwa lu keluarga gua, karena semua keluarga gua udah MATI! mereka semua sudah MATI sejak gua di tinggalkan di panti asuhan ini 11 tahun lalu!" Angkasa. "Enggak!! gua akan terus dateng ke sini! gua akan terus ganggu lu! gua akan terus paksa lo sampai lo bosen, samapi lo muak! sampai lo mau ikut gua pulang ke rumah dan tinggal bersama!" Langit. 6 MARET 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines