Sembilu Duka

Sembilu Duka

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 17, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Seorang gadis yang harus hidup di keluarga yang tidak pernah menganggapnya berarti dan ada. Setiap hari adalah hari-hari yang buruk untuk dijalani. Rasa sakit yang dia rasakan semakin hari semakin bertambah. Yang dia jalani selama ini adalah sebuah sandiwara. Bukan ingin, tapi memang hanya itu satu-satunya yang dia bisa lakukan. Luka ini terlalu sakit, beberapa cara sudah dia lakukan untuk mendapat perhatian. Namun, tak ada hasil. Yang ada hanya suatu tamparan yang didapat. Diam sembunyi dalam gelap. Hal terbaik ang dia lakukan sampai saat ini. Apakah akhirnya gadis ini mendapatnya yang dia ingin, atau malah asa sakit yang bertubi? Untuk kesekian kalinya, pasrah akan semua yang mendera. Namun bukan berarti dia akan menyerah. Walaupun dia tidak tau akhirnya akan seperti apa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Halaman Hidupku
  • Sejenak Luka
  • MEMELUK LUKA [END]
  • HIDDEN I (The End)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • 𝐀𝐁𝐎𝐔𝐓 𝐊𝐄𝐘𝐋𝐀 [𝐄𝐍𝐃]
  • About Azkara
  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • Pergi [ Aletha ]

"Ma, Aluka sakit. Boleh aku tidur sama mama?" "Pergi! Kamu di rumah papamu saja!" ··· "Aluka buatin makanan kesukaan papa." "Bisa kamu pergi dari hadapan saya?!" ··· Aluka Alkenzia. Gadis dengan seluruh luka yang dirasa namun tetap menabur kasih untuk semua orang yang melukainya. Ia hanya ingin bahagia tanpa harus tersakiti dahulu, penderitaan yang dirasa sebelum terlahir ke dunia enggan sirna bahkan hanya untuk mengasihaninya. Rahasia kelamnya masa lalu membuat penderitaan dalam hidupnya silih berganti. Bahkan lelaki yang dicintai ikut menabur garam pada lukanya yang masih terbuka. Hingga sosok lelaki rapuh berhati malaikat datang memberinya arti kebahagiaan, namun ia lupa mengajarkan arti bahagia tanpa kehadirannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines