Story cover for Venus Apocalypse by wen_vme
Venus Apocalypse
  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Jan 15, 2024
Diri sendirilah masalah terbesar melebihi dari seluruh kerusakan yang menimpa bumi. diri sendirilah yang paling menyakikan dan yang paling menyakiti dari hal apapun di luar sana.

Venus harus melawan zombie untuk mencari sebuah kebebasan dan ingatan kehidupannya.
Mungkin Kalau Venus bisa memilih, ia ingin waktu berhenti dikala semua baik-baik saja. Dikala Venus berada di samping orang yang dia cinta, Dikala,  Venus masih bisa melihat Anne tersenyum.

Venus sebenarnya lelah dengan kartu putih yang terus menerus datang secara misterius kepadanya, yang ternyata akhirnya membawa Venus pada seseorang di masa lalunya.
All Rights Reserved
Sign up to add Venus Apocalypse to your library and receive updates
or
#843halusinasi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
what if? (END) cover
Rival ; 𝗞. 𝗧𝗮𝗲𝗵𝘆𝘂𝗻 [✓] cover
✔ The Code -「TXT」 cover
Explorer Helper || TXT X BTS ✓ cover
Run Away -yeonbin✔ cover
Silent Prison  cover
Figment [✔]txt cover
Cursed Doll (√) cover

what if? (END)

40 parts Complete

Ini hanya potongan-potongan kisah mengenai perjalanan mereka yang tengah berjuang untuk ikhlas merelakan dan berdamai dengan diri. Tentang mereka yang tidak punya pilihan selain mengalah kepada semesta yang semena-mena memaksa untuk menelan pahitnya takdir. Satu dari mereka harus merelakan cintanya tak sampai Satu dari mereka harus memiliki bahu sekuat baja untuk menopang rapuhnya keluarga Satu dari mereka harus sanggup melepaskan warna-warni yang disajikan dunia Satu dari mereka harus kuat ketika Tuhan mengambil paksa sesuatu yang dititipkan kepadanya Dan satu dari mereka harus bisa memaafkan dirinya sendiri karena tak mampu berjuang sedikit lebih lama lagi Semua punya retak di hati namun satu sama lain saling mengobati. Menyambung yang patah, menambal yang berlubang dan menyokong yang hampir rubuh. Mereka tidak saudara sedarah, namun jahatnya permainan semesta membuat mereka tak pernah lelah untuk saling merangkul. "what if?" Mereka tak pernah menyerah sebab 'bagaimana jika' semua berakhir bahagia?