Story cover for MAHESA by anotherfavgirl23
MAHESA
  • WpView
    LECTURAS 9,824,750
  • WpVote
    Votos 460,151
  • WpPart
    Partes 70
  • WpView
    LECTURAS 9,824,750
  • WpVote
    Votos 460,151
  • WpPart
    Partes 70
Continúa, Has publicado ene 15, 2024
Hanya Aira Aletta yang mampu menghadapi keras kepala, keegoisan dan kegalakkan Mahesa Cassius Mogens. 

"Enak banget kayanya sampai gak mau bagi ke gue, rotinya yang enak banget atau emang gara - gara dari orang special?" Mahes bertanya sambil menatap tepat pada mata Aira.

"Eh.. Tuan mau?" Aira mengerjapkan matanya.

"Mau, gue mau semuanya!" Mahes merebut bungkusan roti yang masih berisi banyak, kemudian langsung membawanya pergi. Aira reflek mengejar Mahes.

"Tuan kok dibawa semua? Aira kan baru makan sedikit," Aira menatap Mahes dengan raut memelas. 

"Mulai perhitungan ya lo sekarang sama gue."

"Enggak kok, tapi kan rotinya enak, Aira masih mau lagi," Aira berkata dengan takut-takut.

"Ga boleh!" Mahes langsung melangkahkan kakinya ke arah tangga menuju kamarnya. Aira langsung cemberut menatap punggung Mahes yang mulai jauh.





Cerita dengan konflik ringan
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir MAHESA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#6possesive
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Matahari cover
ADYRA cover
Roommate With Benefits cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
The Unwritten Rule [21+] cover
ARENA cover
ALEXANDER (COMPLETED) cover
VINDEYLI cover
ALTEZZA EL. cover
THANK YOU MAHESA cover

Matahari

21 partes Continúa

Aditya Baskara benci ketika mengingat acara bunuh dirinya yang tak jadi karena dipergoki oleh seorang gadis cacat kaki bernama Arunika Ahana. Terlebih lagi dengan ucapan sarkas gadis lemah itu. Setelah kejadian itu, Arunika masuk ke dalam daftar jajaran orang yang harus Baskara jauhi. Tapi di kemudian hari, Baskara dengan tak ada harga dirinya malah memohon Arunika untuk memeluknya ketika astraphobia-nya kambuh. Baskara agaknya sudah semakin gila ketika tanpa sadar tiap malam ia selalu rindu akan pelukan Arunika. Sehaus kasih sayang itu kah dirinya? "Itu air buat gue, 'kan?" "Bukan. Ini buat Arvi." "Arvi?" Baskara tersenyum kesal, menatap tajam Arunika. Dia menunduk mensejajarkan kepalanya dengan Arunika dan membawa tangan gadis itu menyentuh rahangnya. "Yang butuh perhatian itu gue, bukan Si Ingusan itu." "Kamu--!" "Gue haus, Aru--haus kasih sayang lo." 23. 08. 2024 [ Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang ]