Story cover for MAHESA by anotherfavgirl23
MAHESA
  • WpView
    Reads 10,003,598
  • WpVote
    Votes 464,114
  • WpPart
    Parts 71
  • WpView
    Reads 10,003,598
  • WpVote
    Votes 464,114
  • WpPart
    Parts 71
Ongoing, First published Jan 15, 2024
Hanya Aira Aletta yang mampu menghadapi keras kepala, keegoisan dan kegalakkan Mahesa Cassius Mogens. 

"Enak banget kayanya sampai gak mau bagi ke gue, rotinya yang enak banget atau emang gara - gara dari orang special?" Mahes bertanya sambil menatap tepat pada mata Aira.

"Eh.. Tuan mau?" Aira mengerjapkan matanya.

"Mau, gue mau semuanya!" Mahes merebut bungkusan roti yang masih berisi banyak, kemudian langsung membawanya pergi. Aira reflek mengejar Mahes.

"Tuan kok dibawa semua? Aira kan baru makan sedikit," Aira menatap Mahes dengan raut memelas. 

"Mulai perhitungan ya lo sekarang sama gue."

"Enggak kok, tapi kan rotinya enak, Aira masih mau lagi," Aira berkata dengan takut-takut.

"Ga boleh!" Mahes langsung melangkahkan kakinya ke arah tangga menuju kamarnya. Aira langsung cemberut menatap punggung Mahes yang mulai jauh.





Cerita dengan konflik ringan
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add MAHESA to your library and receive updates
or
#269maid
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Horibble Woman (END) cover
ALEXANDER (COMPLETED) cover
Love Letters [END] cover
You Had My Heart cover
Hi, Pak Dosen!  cover
THANK YOU MAHESA cover
The Unwritten Rule [21+] cover
ARENA cover
Moonstruck  cover
Matahari cover

Horibble Woman (END)

31 parts Complete Mature

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]