Dalam Diam

Dalam Diam

  • WpView
    LECTURAS 107
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadConcluida jue, jul 25, 2024
Tentang Hana dan seseorang yang ia kagumi. ___________________________________________ "Mmm Haidar, setelah ini kamu mau lanjut kemana?" Tanya Hana, ketika sudah sampai tepat dibelakang Haidar yang sedang memasang peci putihnya, dan Haidar pun menoleh mendengar seseorang bertanya kepadanya. "Mondok" Singkat, Padat, dan Jelas. Setelah mengatakan itu Haidar pergi keluar dari gedung sekolah untuk pulang. Hana melamun setelah mendengarkan ucapan Haidar.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Imam dari Sepertiga Malam
  • Mendadak Ning (Selesai)
  • Merindukan mu dalam diam [Revisi]
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • Senja Yang Datang Di Akhir Waktu
  • ketika ku harus memulai tuk berhijrah
  • Cinta Neng Zulfa
  • Jannah.

[Bila Berkenan Follow Dulu Ya Sebelum Membaca] Romance-Spiritual . . Gadis berparas ayu dengan senyum yang selalu merekah bak matahari, ya dia adalah syanum wardatul arsy. gadis yang memiliki kisah cinta dalam diam di masa Smanya. terungkapnya rasa membuat keduanya saling mengikat janji dan meyakininya sebagai tauhid cinta keduanya. Rasa yang tumbuh di antara keduanya itu semakin membelenggu seakan tak bisa dilepaskan lagi, tanpa sadar waktu terus membawa mereka ke dalam arus yang semakin deras hingga menghanyutkan keduanya dan lalai akan ketetapan sang pemilik cinta. Sakitnya penghianatan membuat syanum tersadar betapa lalainya dia selama ini dgn tertatih ia berusaha bangkit dan kembali kepangkuan sang pemilik cinta. "Syan! Saya masih cinta sama kamu," ucap laki-laki itu tanpa basa-basi lagi. Seketika jantung Syanum kembali berpacu. Dadanya terasa sesak, wajah gugup sudah tak bisa ia sembunyikan. "Kak! Ingat Kakak sudah menjadi suami Syifa. Gak baik kalau Kakak terus seperti ini," potong Syanum yang semakin geram bila mengingat kata-kata Rifai barusan. "Tapi saya benar-benar masih mencintai kamu, Syan!" ulang Rifai kembali dengan wajah yang tertunduk. "Maaf, Kak, Syan harus pergi," ucap Syanum kembali dan membimbing kakinya untuk segera meninggalkan tempat itu. "Syan, saya mau kamu yang menjadi makmum saya," potong laki-laki itu. Namun apakah cinta di masa lalu itu akan selalu membayanginya? akankah masa lalu itu yang akan menjadi pelngkap imannya atau ada sosok lain yang menjadi imam dan pelengkap imannya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido