Story cover for adik tercinta  by gurlemilia
adik tercinta
  • WpView
    Membaca 115,005
  • WpVote
    Vote 2,354
  • WpPart
    Bab 41
  • WpView
    Membaca 115,005
  • WpVote
    Vote 2,354
  • WpPart
    Bab 41
Bersambung, Awal publikasi Jan 16, 2024
Ada suatu ketika saat Reza tidur di kamar kakaknya Reza terganggu dalam tidurnya, sangat terasa bahwa ranjang yang ditempati sedikit bergoyang, awalnya goyangan itu pelan dan teratur namun semakin lama goyangan itu semakin cepat dan tidak teratur lagi sampai Reza mendengar suara kakaknya yang menyebut namanya. Karena waktu itu Reza dalam keadaan sangat ngantuk jadi Reza tetap tidur tidak menghiraukan apa yang sedang terjadi, dan setelah pagi hari tiba Reza mengingat hal yang terjadi tadi malamnya. Dan hari ini reza berniat untuk tidak tidur nanti malam dia akan mencari tahu hal yang membuatnya penasaran tanpa sepengetahuan kakaknya.

Dan benar saja saat tengah malam Reza melihat Fahmi melakukan aktifitas itu, Reza melihat kakaknya yang menurunkan pakaian bawahnya meski dalam keadaan gelap Reza masih bisa melihat walau tidak begitu jelas, tapi yang pasti sekarang tangan Fahmi menggapai sesuatu yang ada di bawah lalu mengocoknya dan ritmenya sama persis seperti malam-malam sebelumnya, Reza terus menyaksikan sampai apa yang dilakukan Fahmi selesai. Reza tidak berani bergerak samasekali takut ketahuan saat menyaksikan kakaknya, jantungnya berdetak jadi lebih kencang sampai takut jika detakan itu terdengar oleh kakaknya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar isi
Daftar untuk menambahkan adik tercinta ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#110lbgt
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
The Secret Of Us oleh earth2916
33 bab Lengkap Dewasa
Tas mewah diletakkan di samping meja dan seorang wanita berwajah cantik dan bertubuh seksi idaman. Dia melepas pakaian dan jubahnya yang menceritakan karirnya. Tubuh nyaris telanjang ditutupi atasan bra dan celana dalam. Dia menarik rambutnya dengan jari-jari panjang yang indah yang memperlihatkan lehernya yang panjang dan dapat dicium sebelum memasuki kamar mandi untuk bersantai setelah hari yang melelahkan. Bak mandi Jagucci putih untuk 2 orang diisi air hangat, wajah cantik menatap bak mandi dengan mata kosong sebelum kulit tubuh putih bagai susu masuk ke dalam bak mandi. Untuk mengusir pikirannya memikirkan kebahagiaannya bisa bersama dengan cintanya di bak mandi ini dan menghabiskan waktu dengan bahagia bersama. Namun hari ini tidak sama dengan sebelumnya ketika Dr. Fah-Lada Thananusak dibiarkan tinggal dengan kenangan menyakitkannya. Hampir satu tahun ia masih mengingat semua kenangan indah bersama sang kekasih karena sudah bersama selama tiga tahun. Wajah cantiknya menyeringai ketika mendengar lagu pilihannya. Liriknya membangunkan ingatannya yang menyakitkan. Dia menutup matanya dan melepaskan perasaannya dengan lagu tersebut. "Dia mencampakkanku. Kenapa aku selalu memikirkannya?" mengingatkan diriku sendiri tapi hati tak pernah mendengarkan. Selalu merindukan wanita tak berperasaan. Keluarganya ingin Fah-Lada kembali dan bekerja di rumah sakit keluarga kecuali dia tinggal di luar negeri. Kembali ke Thailand menyebabkan dia merindukan wanita tak berperasaan itu. Wanita yang menawan, menggemaskan, dan lembut, kenapa dia begitu tidak berperasaan. Dia putus denganku dengan mudah. Tok Tok Tok Tok!!! "Nona Fah-Lada" "Ada apa Oun (ibu susunya/pengasuh)"
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 7
Changed Life  cover
The Secret Of Us cover
MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI] cover
MEET AGAIN AFTER LEAVING 21+ [END] cover
SHAKARA (END) cover
My Partner in Everything cover
Baby Sitter || kth●jjk cover

Changed Life

25 bab Bersambung

Halo, gue Reza Lingga Diputra. Biasa dipanggil Rez, anak 17 tahun yang lagi menikmati masa SMA dengan kehidupan yang, jujur aja, nggak terlalu seru. Kalau ini dijadiin cerita? Beuh, siapa juga yang mau baca? Sampai akhirnya... Ardan datang. Cowok 22 tahun itu tiba-tiba muncul dalam hidup gue, dan tanpa sadar, dia membawa kisah yang nggak pernah gue bayangkan sebelumnya. --- - Potongan Cerita - Pukul tiga pagi, kamar Jendra sunyi. Cahaya lampu tidur yang temaram menciptakan bayangan samar di dinding, sementara AC menghembuskan udara dingin yang menusuk kulit. Ardan menggeliat kecil, lalu berbalik-dan tanpa sengaja, tubuhnya bersentuhan dengan seseorang. Reza. Bocah itu, entah sadar atau tidak, memeluknya dari belakang. Lengan Reza melingkar di pinggangnya, napasnya teratur dalam lelap. Ardan sempat terdiam, bisa saja ini cuma refleks karena udara dingin. Tapi anehnya, ia tak ingin melepaskan pelukan itu. Perlahan, ia membalas. Tangannya terulur, mengacak-acak rambut Reza dengan lembut. "Dasar bocah satu ini," gumamnya pelan, senyum tipis tersungging di bibirnya. --- Mau tahu kelanjutannya? Jangan lupa vote dan lanjut baca!