Story cover for Primrose Serenade by kucingoyen123
Primrose Serenade
  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Jan 16, 2024
Mature
Aku sudah menyerah. Aku tak mengharapkan apa-apa lagi dalam kehidupan percintaanku. Hidup dengan diam dan tenang tidak terdengar buruk untukku. menghabiskan waktu sendiri adalah keseharianku. Aku tak membenci orang-orang, aku hanya merasa mereka tidak akan merasa nyaman berada di sekitarku. Sewaktu muda aku menghabiskan waktuku menangisi betapa indahnya hubungan orang lain. Beranjak dewasa membuatku sadar, bukan hubungan mereka yang kutangisi melainkan kemampuanku untuk menjalin hubungan dan melangkah ke depan. Bunga Primrose yang aku genggam saat ini akankah menuntunku kepadanya?
All Rights Reserved
Sign up to add Primrose Serenade to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Still The Same cover
Hidup Untukmu, Mati Tanpamu cover
Kalut cover
A Second Chance #Brotherhood 3 (Complete) cover
Echoes of Silence (completed) cover
TAK BERSAMBUT cover
Self Injury's(complete)✔ cover
Hopeless cover
Till I Meet You cover

Still The Same

47 parts Complete Mature

WARNING!! Adults Only! Terdapat banyak kata-kata kasar dan adegan kekerasan! Mohon bijaklah memilih bacaan. ** Ketika kau dikhianati oleh dua orang yang kau percaya sekaligus, orang yang dipercaya sebagai cinta pertamamu dan seseorang yang kau yakini sebagai cinta terakhirmu. Ketika aku yakin cinta adalah hal yang paling sempurna di dunia karena menghadirkan keluarga bahagia untukku dan adikku. Tapi kenyataan menamparku dengan keras saat tahu pria yang paling aku cintai dan hormati yang seharusnya ku panggil ayah memilih wanita lain dan meninggalkan ibuku, aku dan adikku dalam kehancuran. Kami dikhianati dan dibohongi. Dan ketika semua itu belum cukup menghancurkanku. Seorang lagi yang aku anggap akan ada di sampingku selamanya dan menopangku juga melakukan hal yang sama. Dia memilih bersama anak wanita penghancur rumah tangga orang tuaku, dan meninggalkanku. Di sana lah aku merasa asing dan melihat dunia seperti bahagia berperang menghianatiku. Yang ku tahu setelahnya tidak ada yang namanya cinta, itu hanya ilusi yang diciptakan manusia untuk menciptakan dunia penuh sandiwara. Kenyataan hanya obsesi dan napsu yang berkuasa. Kalau pun cinta ada, itu hanya dimiliki oleh mereka yang lemah. Dan, Aku? aku memilih untuk tidak menjadi lemah.