Meteor Fantasy: The New World

Meteor Fantasy: The New World

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 25, 2024
"Apa itu?" Sesuatu yang misterius terjatuh dari langit! *** Langit malam terbentang luas di atas. Dipenuhi oleh jutaan bintang yang menerangi langit dengan cahaya indahnya. Bintang-bintang itu terlihat seperti sedang menari-nari, membentuk sebuah pola yang terkesan abstrak namun indah. Mereka benar-benar seperti hidup. Bahkan ada satu bintang yang terlihat bergerak menuju ke arahku, terus bergerak, bergerak, dan ... membesar? Tunggu, Itu bukan bintang! Sesuatu yang dikelilingi oleh cahaya kebiruan itu menembus awan dan melesat ke arahku layaknya sebuah pesawat yang siap mendarat. Semakin lama benda itu semakin membesar dan membesar. Apakah itu meteor? Oh tidak, aku tidak ingin mati! Dengan jaraknya yang hanya tinggal beberapa meter mustahil bagiku untuk lari ... sial.
All Rights Reserved
#365
demon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Home?
  • Pangeran Kegelapan
  • Sky.
  • Constellation Ecliptic
  • Rainbow Mist ✔️
  • Ratusan Hari Mencari Hati

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines