Meteor Fantasy: The New World

Meteor Fantasy: The New World

  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 25, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Apa itu?" Sesuatu yang misterius terjatuh dari langit! *** Langit malam terbentang luas di atas. Dipenuhi oleh jutaan bintang yang menerangi langit dengan cahaya indahnya. Bintang-bintang itu terlihat seperti sedang menari-nari, membentuk sebuah pola yang terkesan abstrak namun indah. Mereka benar-benar seperti hidup. Bahkan ada satu bintang yang terlihat bergerak menuju ke arahku, terus bergerak, bergerak, dan ... membesar? Tunggu, Itu bukan bintang! Sesuatu yang dikelilingi oleh cahaya kebiruan itu menembus awan dan melesat ke arahku layaknya sebuah pesawat yang siap mendarat. Semakin lama benda itu semakin membesar dan membesar. Apakah itu meteor? Oh tidak, aku tidak ingin mati! Dengan jaraknya yang hanya tinggal beberapa meter mustahil bagiku untuk lari ... sial.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Rainbow Mist ✔️
  • Kalau Aku Bukan Lagi Temanmu, Siapa Aku?
  • Home?
  • Everything Happens for a Reason
  • Constellation Ecliptic
  • Galaksi✓

Ratusan Hari Mencari Hati (completed) ----------------------------------------------------------- "Kamu ngapain masih di situ?" "Aku-" "Kamu gak perlu nunggu aku makan. Kalau udah habis, pergi aja," potongku tanpa merasa perlu mendengar jawabannya. "Pergi ke mana?" Aku merasa itu sungguh merupakan pertanyaan yang bodoh. "Ya, terserah. Ke taman kek, ke kamar kek, musala-" "Aku harus pergi ke mana?" ulangnya, kali ini dengan setitik getar dalam suaranya. "Maksud kamu apa, sih?" "Tadi Mas Langit tanya kenapa aku masih di sini? Aku terus diperlakukan kayak gini supaya pergi, kan? Nah, sekarang pertanyaannya, aku harus pergi ke mana?" Tidak salah lagi. Kedua mata wanita itu terlihat digenangi bulir bening. *** Langit dan Atsilla menikah secara terpaksa karena sebuah hubungan satu malam. Selama enam bulan menikah, Langit menganggap sang istri sebagai sebuah beban, bahkan tidak pernah menganggap kehadirannya. Saat lingkaran waktu mempermainkannya, akankah Langit menyadari ketulusan Atsilla yang selalu di sampingnya? Ini bukanlah sebuah kisah cinta biasa, melainkan juga kisah yang akan memberi pembacanya sejuta makna. Ratusan Hari Mencari Hati dibuat dengan penuh perasaan dan tak jarang ada air mata ikut serta :' Aku harap kalian yang kelak membaca kisah ini sampai selesai juga akan merasakan hal yang sama dan dapat memetik pelajaran berharga dari cerita cinta Langit dan Atsilla. Selamat menikmati 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines