Keheningan Alina di Mata Cakra

Keheningan Alina di Mata Cakra

  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 19, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Cakra Devian Antana adalah seorang anak dari saudagar kaya, Ia berumur 17 tahun dengan wajah yang sangat tampan siapapun yang melihatnya pasti akan terpikat, tetapi dia memiliki kekurangan yaitu ia tidak bisa melihat, Cakra pendidikan di sekolah yang dapat menampung siswa buta sepertinya, dia selalu merasa putus asa dengan keadaannya...bunuh diri adalah salah satu hal yang selalu terpikirkan, percuma memiliki segalanya kalau ia tidak melihat apapun yang orang lain bisa. Alina Putri Arabell adalah seorang anak dari keluarga sederhana yang berkecukupan dengan usianya yang sudah menginjak 17 tahun, ia anak yang cukup berbakat dengan segudang talenta dibagian musik, dia bisa memainkan berbagai alat musik seperti piano, gitar, biola dan juga drum...tetapi alat musik yang paling dia sukai adalah piano, dengan dentingan bunyi yang khas ketika ditekan membuat ia selalu merasa puas walaupun Alina tidak mendengarnya...kalian tidak salah baca kok! Alina memang tidak bisa mendengar, Ia tuli sejak kecil entah apa yang terjadi sehingga Alina tidak dapat mendengar apapun, lalu kenapa ia bisa memainkan alat musik yang seharusnya orang seperti dia tidak akan bisa memainkannya? kuasa Tuhan...Tuhan maha adil bagaimana awal dari sebuah cerita dua remaja ini ketika bertemu? kapan kah mereka bertemu dan saling jatuh hati? bagaimana mereka bisa menerima segala kekurangan yang mereka miliki? akan kah mereka bertahan satu sama lain? Baca lah...cermati lah...nantikan lah setiap kata yang saya buat. 40 part! on going
All Rights Reserved
#296
angry
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • Repui (SELESAI)☑️
  • <3 Sepanjang Hidup <3
  • SAH! [SUDAH DITERBITKAN]
  • MOM ALANA
  • GALANG [SELESAI]
  • Memories Of Love  (SELESAI)
  • Aldeva
  • ALANA [REVISI]
  •  ANATHA

Keluarga yang seharusnya saling percaya satu sama lain kini tidak lagi setelah rahasia sang ayah keluar dan membuat kedua kakak beradik ini salah paham. Mengenai kakak nya yang tak mendapat perlakuan adil, justru membuat Cesar kesal dan menganggap keluarga nya sekarang itu palsu. Dia ikut terlibat juga dalam peristiwa kecelakaan dua gadis kembar yang berujung tragis, peristiwa malang itu hanya di ketahui oleh Cakra seorang sang kakak dari Cesar. Terlibat dalam kematian saudara kembar nya Carlos? Tak memungkinkan bagi Cakra bisa mendapatkan satu pun kalimat maaf dari adik nya. Lebih dari belasan tahun Cakra telah menyembunyikan hal ini bahkan keluarga nya dari Cesar. Ketakutan terus menyelimuti, tidak memberitahu nya hanya karena takut jika Cesar akan menuduh yang tidak tidak. "Sebenarnya gue ga ada maksud buat bunuh saudara gue sendiri!." "Ya terus maksud lo gimana?! Siapa yang bunuh kak Carlos kalo bukan lo!." "Ayah! Kalo bukan karena ayah gue ga bakal nyembunyiin masalah segede ini!." "Lo egois, kak." Tidak membaik? Tentu saja, semenjak kejadian itu justru membuat hubungan kedua nya renggang bahkan sang ibu nekat mengakhiri hubungan nya dengan suami nya agar sang anak tidak merasakan kesedihan lagi atas perilaku yang di lakukan sang ayah. "Cara bunda salah." "Nak, bunda hanya ingin yang terbaik." ♪♪♪♪ Menatap langit langit mendung membuat cesar kembali ingat kepada foto yang telah dia temukan di lemari rahasia milik sang ayah yang selalu terkunci selama belasan tahun. Cesar hanya bisa menangis dan menangis saat mengetahui perilaku kejam sang ayah dan juga kakek neneknya kepada kakak nya sendiri. Sungguh ironis, keluarga apakah ini. Sehingga, pembalasan dendam pun telah mencapai puncak yang mengharuskan Cesar harus kehilangan nyawa nya untuk selama lama nya. "Kak, makasih ya?." ♪♪♪♪ "Keluarga palsu." ♪♪♪♪ "Lo penyebab kematian kembaran gue." "Maksud lo?."

More details
WpActionLinkContent Guidelines