We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Gandrung Candramawa

Gandrung Candramawa

  • WpView
    Reads 1,106
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 16, 2026
WpInfo
Fiction
Culture and Identity
Southeast Asian
Indigenous
Fantasy
Di tanah Lokanicca, takdir bukanlah milik pribadi--ia dipertukarkan, diperebutkan, bahkan dipaksakan. *** Natha dan Ishani terikat oleh mimpi aneh dan sebuah kutukan yang menuntun mereka dalam perjalanan lintas nasib dan darah. Natha memikul beban kutukan yang bisa menghancurkannya, sementara Ishani adalah harapan terakhir bagi kaum Tabon. Namun, dua kekuatan kaum abadi--Aagastya dan Lokaswara--punya rencana lain. Mereka ingin menukar takdir. Dalam pusaran ambisi dan pengkhianatan, setiap keputusan membawa keduanya ke ujung tanduk antara pengorbanan dan pembebasan. *** Bahasa Sansekerta dalam cerita ini tidak mutlak terjemahan yang sebenanrnya. Saya menyesuaikan nuansa dan bersifat idiomatis, bukan terjemahan kata per kata. *** Cover: Canva
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OBOR PITU
  • Tiga Putri
  • Pratiwimba
  • ATMAN
  • Prambanan Obsession (END)
  • (Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END)
  • Naga Angin 1
  • Lain Dunia (Tamat)
  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER
OBOR PITU

"Kau adalah penerus terakhir darah Sri Murni. Hanya kau yang bisa menyalakan obor itu kembali." Kumala Wijayanti, gadis 17 tahun dengan kaki pincang dan hidup sederhana, tak pernah menyangka masa depannya ditentukan oleh sebuah desa yang bahkan tak tercatat di peta. Kedatangan Pandu-pemuda misterius dari desa gaib Obor Pitu-mengubah segalanya. Ia diberi tiket menuju dunia di mana waktu berhenti dan cahaya obor menjadi sumber kehidupan. Di sana, Kumala harus memilih: menerima takdir sebagai penyelamat desa terkutuk itu, atau menolak panggilan darahnya dan kehilangan orang-orang yang mulai ia cintai. Namun setiap obor yang menyala menuntut pengorbanan, dan setiap rahasia yang terbuka membawa Kumala pada kebenaran pahit tentang cinta, darah, dan takdir yang tak bisa dihindari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines