Gandrung Candramawa

Gandrung Candramawa

  • WpView
    LECTURAS 1,166
  • WpVote
    Votos 52
  • WpPart
    Partes 27
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, sep 9, 2026
WpInfo
Ficción
Cultura e Identidad
Asiático del Sudeste
Indígena
Fantasía
Di tanah Lokanicca, takdir bukanlah milik pribadi--ia dipertukarkan, diperebutkan, bahkan dipaksakan. *** Natha dan Ishani terikat oleh mimpi aneh dan sebuah kutukan yang menuntun mereka dalam perjalanan lintas nasib dan darah. Natha memikul beban kutukan yang bisa menghancurkannya, sementara Ishani adalah harapan terakhir bagi kaum Tabon. Namun, dua kekuatan kaum abadi--Aagastya dan Lokaswara--punya rencana lain. Mereka ingin menukar takdir. Dalam pusaran ambisi dan pengkhianatan, setiap keputusan membawa keduanya ke ujung tanduk antara pengorbanan dan pembebasan. *** Bahasa Sansekerta dalam cerita ini tidak mutlak terjemahan yang sebenanrnya. Saya menyesuaikan nuansa dan bersifat idiomatis, bukan terjemahan kata per kata. *** Cover: Canva
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • My Queen from Southern Sea
  • Prambanan Obsession (END)
  • Naga Angin 1
  • Lain Dunia (Tamat)
  • Pratiwimba
  • Tiga Putri
  • Cemoro Geni [TAMAT]
  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • (Book 2) Pertarungan Terakhir di Bhumi Javacekwara (END)
  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER

*Note : Buku ke 15 O Yen [search : mencret9x] Bosan dengan wajah prajurit dan budak yang sama Nyi Roro Kidul memutuskan untuk mencari mangsa baru, pergi ke gerbang tempat dimana salah satu pintu kerajaannya terletak. Diam diam memantau dari permukaan air, ia menaruh mata pada sosok pria ganteng menurutnya yang akan dibawa ke dalam kerajaan tengah bermain air di pinggir pantai bersama kawannya. Siapa sangka yang dibawanya malah ternyata wanita dengan dada tepos. Nyi Roro Kidul kini tengah menimbang apakah akan melempar wanita colongannya ke darat lagi meski itu tak mungkin ia lakukan atau menjadikannya budak. Namun begitu mata wanita itu terbuka, pupil yang dalam telah mendebarkan dada. Membuat Nyi Roro Kidul mendapat sapaan paling tidak senonoh sepanjang masa hidupnya. "Dasar penculik cabul! Pulangkan aku sekarang!" Berani beraninya wanita ini berbicara lancang pada dirinya! Bertolak belakang dengan jantung yang memacu lebih kencang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido