The Way I Want It To Be

The Way I Want It To Be

  • WpView
    LECTURES 680
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., juil. 13, 2026
Mencari jati diri atau sedang mencari cinta sejati? Ini tentang perjalanan seorang gadis bernama Lisa Arashelena yang sibuk mempertimbangkan pilihannya. Apakah dia harus memilih sesuai keinginannya atau sesuai pengalamannya? "Gue harus bagaimana?" Arash mendongak dipelukan Niki. Mata gadis itu masih terus-terusan mengeluarkan air mata. Niki dengan lembut mengusap air mata itu dengan tangannya. "You have to be patient with everything that happens to you." Niki mengelus rambut Arash dengan lembut. Arash masih sesenggukan, gadis itu melepaskan pelukan Niki dan mengusap air mata yang masih keluar. "It's called a test, Rash!" Penasaran dengan lanjutannya?? Cus langsung aja ke ceritanya!!! #1 in arash #3 in aldi #2 in calvin #9 in instagram
Tous Droits Réservés
#269
baper
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Dateline [END]
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Silent Traces by the Sea
  • Be My Wife
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Nala dan Mas Juragan
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu