Samudra
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 19, 2024
Senjani, gadis yang malang. Baginya cinta dan derita adalah satu hal yang tidak terelakkan. Cinta dan derita adalah suatu hal yang tidak pernah luput dalam bagian hidup manusia. Walau begitu ia perempuan pemberani yang selalu menantikan kehangatan rumah untuknya. Sebab saat beranjak dewasa Senjani kehilangan sosok rumahnya. Rumah yang seharusnya hangat, berubah menjadi sayatan-sayatan membekas. Senjani paham untuk mendapatkan semua itu Senjani memerlukan kerja keras dari keringat dan usaha. Namun masa lalu datang dan menghantui pikirannya. Senjani mengerti, jika orang bisa saja pergi, kenangan tidak. Akankah jiwa dan raganya untuk masa lalu ataukah seluruh hati Senjani ia persembahkan kepada laki-laki baru?. Lalu akankah Senjani mndapatkan sosok rumah baru?. Nantikan kisahnya, selamat dan semangat pembacaku tersayang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Temu Rasa
  • Hujan dalam Pandanganku
  • Reta_Rega  || End ||
  • Di Kota Tempat Kamu Berada
  • "Cemara tapi di dalam nya berantakan"
  • Kita yang tak bisa bersama
  • Perfect Duda [Season 2]
  • Sang Nona Masih di Ujung Cakrawala
  • Let Me Smile : Cerai dan Bahagia (END) ✓
  • Saturn's Rings
Temu Rasa

te.mu1 /têmu/ • v sua; jumpa: Ra.sa • n tanggapan hati terhadap sesuatu (indra): -- sedih (bimbang, takut) --- Ellia Kana Pravina dan Sabda Argani Tjandra menjalani hidup di persimpangan jalan. Ellia, anak bungsu yang selalu berada dalam bayang-bayang keputusan ayahnya, memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya demi merawat ibunya yang semakin rapuh. Namun, di balik keputusan itu, ia merasa tersesat-seperti tak pernah benar-benar hidup untuk dirinya sendiri. Sabda, anak sulung dari keluarga besar, memilih meninggalkan karir gemilang di setelah bertahun-tahun berkutat dengan pekerjaan. Ia pulang dengan kerinduan besar pada keluarganya, namun juga membawa kegelisahan tentang arah hidupnya sendiri. Di tengah pencarian itu, Sabda merasa kehilangan sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar rutinitas pekerjaan. Di bawah langit yang sama, kedua jiwa ini bertemu-menyadari bahwa rasa, dalam segala bentuknya, adalah bagian dari perjalanan manusia. Bersama, mereka mencoba memahami arti rumah, keluarga, dan keberanian untuk menata ulang kehidupan yang selama ini terjalin rumit. Sebuah kisah tentang pertemuan yang membawa harapan, keraguan, dan akhirnya, keikhlasan untuk menerima rasa dalam hidup. --- Januari, 2025.

More details
WpActionLinkContent Guidelines